Shahih oleh Al-Albani
Bab Shalat Sunnah Laki-laki di Rumahnya
Ibn ‘Umar melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Laksanakan sebagian dari shalatmu di rumahmu, dan jangan menjadikannya sebagai kuburan.”
20 hadits tentang shalat di rumah dan larangan menjadikannya kuburan, mari amalkan.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn ‘Umar melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Laksanakan sebagian dari shalatmu di rumahmu, dan jangan menjadikannya sebagai kuburan.”
Shahih
Lakukanlah sebagian shalat kalian di rumah kalian dan jangan menjadikannya sebagai kuburan.
Shahih
Ketika salah seorang di antara kalian melaksanakan shalat di masjidnya, maka hendaklah ia menyisihkan bagian shalatnya untuk rumahnya, karena Allah akan menjadikan shalat itu sebagai kebaikan di rumahnya.
Shahih oleh Darussalam
Ketika salah seorang di antara kalian telah menyelesaikan shalatnya, hendaklah ia memberikan rumahnya bagian dari shalat itu, karena Allah akan menempatkan kebaikan di dalam rumahnya karena shalat itu.
Shahih oleh Darussalam
Shalat yang paling utama di antara kalian adalah di rumah-rumah kalian, kecuali shalat yang diwajibkan.
Shahih oleh Darussalam
Shalatlah di rumah kalian, karena shalat yang paling baik bagi seseorang adalah di rumahnya, kecuali shalat yang diwajibkan.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn 'Umar melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Jadikanlah di rumah-rumah kalian sebagian dari shalat kalian; janganlah menjadikannya sebagai kuburan."
Shahih oleh Darussalam
Ibn Umar meriwayatkan bahwa Nabi (S) bersabda: "Laksanakanlah shalat di rumah kalian dan jangan menjadikannya sebagai kuburan."
Shahih
Rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya adalah seperti orang hidup dan orang mati.
Shahih
Zaid bin Thabit melaporkan: Rasulullah ﷺ membuat sebuah ruangan dengan bantuan daun pohon kurma atau tikar. Rasulullah ﷺ keluar untuk shalat di dalamnya. Orang-orang mengikutinya dan datang untuk shalat bersamanya. Kemud
Shahih oleh Al-Albani
Zaid bin Thabit berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membangun sebuah kamar di masjid. Beliau biasa keluar di malam hari dan shalat di dalamnya. Mereka (para sahabat) juga shalat bersamanya. Mereka datang (
Shahih oleh Darussalam
Janganlah kalian menjadikan rumah kalian sebagai kuburan.
Shahih
Abu Hurairah melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah kalian menjadikan rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dibacakan Surah Al-Baqarah di dalamnya."
Shahih oleh Al-Albani
Dari Umm Habibah, ia berkata: Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang shalat dalam sehari semalam dua belas raka'at secara sukarela (shalat sunnah), maka akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga karena raka'at-raka'at
Shahih oleh Al-Albani
Dia menjawab: Sebelum shalat dzuhur, beliau shalat empat raka'at di rumahku, kemudian keluar dan memimpin shalat bersama orang-orang, lalu kembali ke rumahku dan shalat dua raka'at.
Shahih oleh Al-Albani
Apa yang menghalangi kalian untuk shalat bersama kami? Mereka menjawab: Kami telah shalat di rumah kami. Dia berkata: Jangan lakukan itu. Jika salah satu dari kalian shalat di rumahnya dan mendapati imam belum shalat, he
Shahih oleh Al-Albani
Dari Zaid bin Tsabit, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Shalat seorang laki-laki di rumahnya lebih utama daripada shalatnya di masjid ini, kecuali shalat yang diwajibkan."
Shahih oleh Darussalam
Saya bertanya kepada Rasulullah ﷺ: ‘Manakah yang lebih baik, shalat di rumahku atau shalat di masjid?’ Beliau bersabda: ‘Tidakkah engkau melihat betapa dekatnya rumahku dengan masjid?’ Namun, shalat di rumahku lebih aku
Hasan oleh Darussalam
Siapa yang melakukan dua belas raka'at (sunnah) di siang dan malam, maka akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga.
Hasan oleh Darussalam
Shalat ini sebaiknya dilakukan di rumah kalian.