Shahih
Bab Mengharamkan Kembali dalam Sedekah dan Hadiah Setelah Menerima Kecuali yang Diberikan kepada Anak
Perumpamaan orang yang mengambil kembali sedekahnya adalah seperti anjing yang muntah, kemudian kembali ke muntahnya dan memakannya.
20 hadits yang mengingatkanmu untuk tidak menarik kembali pemberian, seperti anjing yang memakan muntahnya.
Shahih
Perumpamaan orang yang mengambil kembali sedekahnya adalah seperti anjing yang muntah, kemudian kembali ke muntahnya dan memakannya.
Shahih oleh Darussalam
Nabi ﷺ bersabda: "Orang yang mengambil kembali hadiah (pemberian)nya adalah seperti anjing yang kembali kepada muntahnya."
Shahih
Contoh yang buruk bukanlah untuk kami. Siapa yang mengambil kembali hadiahnya adalah seperti anjing yang menelan kembali muntahnya.
Shahih oleh Darussalam
Perumpamaan orang yang memberi (sesuatu), kemudian mengambil kembali hadiahnya, adalah seperti anjing yang makan, kemudian muntah, lalu memakan muntahnya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ bersabda: 'Tidak pantas bagi kita untuk meninggalkan contoh yang buruk. Orang yang mengambil kembali hadiahnya seperti anjing dengan muntahnya.'
Shahih oleh Darussalam
“Sesungguhnya perumpamaan orang yang mengambil kembali pemberiannya adalah seperti anjing yang makan hingga kenyang, lalu memuntahkan, kemudian kembali memakan muntahnya.”
Shahih oleh Darussalam
Tidak pantas bagi kita untuk meninggalkan contoh buruk. Orang yang mengambil kembali hadiahnya adalah seperti anjing yang kembali kepada muntahnya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ bersabda: 'Tidak pantas bagi kami untuk meninggalkan contoh buruk. Orang yang mengambil kembali hadiahnya adalah seperti orang yang kembali kepada muntahnya.'
Shahih oleh Darussalam
Bukanlah kita contoh yang buruk: Seseorang yang mengambil kembali hadiah seperti anjing yang kembali kepada muntahnya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang mengambil sesuatu yang bernyawa sebagai sasaran tembak.
Shahih oleh Darussalam
Nabi ﷺ melarang Mukhabarah, Muzabanah, dan Muhaqalah, serta menjual buah-buahan hingga layak dimakan, kecuali dalam kasus 'Araya.
Shahih oleh Al-Albani
Ingatlah, binatang buas bertaring tidak halal, demikian pula keledai domestik, dan barang temuan dari harta orang yang telah mengikat perjanjian, kecuali jika ia tidak membutuhkannya. Jika seseorang menjadi tamu di suatu
Shahih oleh Al-Albani
melarang seseorang menjual makanan yang dibelinya dengan takaran sampai ia menerimanya secara penuh.
Shahih oleh Al-Albani
Abu Labid berkata: Kami bersama AbdurRahman bin Samurah di Kabul. Orang-orang mendapatkan harta rampasan dan merampasnya. Ia berdiri dan berkhutbah kepada orang-orang: Saya mendengar Rasulullah ﷺ melarang mengambil harta
Shahih
Rasulullah ﷺ suka pada makanan yang manis dan madu.
Hasan oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang makan Mujath-thamah, yaitu hewan yang terperangkap dan dibunuh dengan anak panah.
Nabi ﷺ melarang memakan burung yang memiliki cakar dan predator yang memiliki taring.
Nabi ﷺ melarang siapa pun untuk menjual makanan yang telah dibelinya.
Rasulullah ﷺ melarang memakan daging hewan kurban setelah tiga hari.
Hasan oleh Al-Albani
Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah ﷺ melarang menunggang unta yang memakan kotoran dan meminum susunya.