Memuliakan Tamu dan Silaturahmi

10 hadits tentang memuliakan tamu dan menyambung silaturahmi sebagai tanda iman

Shahih Al-Bukhari · No. 6138 Shahih

Bab Menghormati Tamu dan Melayaninya Secara Langsung

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menghormati tamunya; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi; dan barangsiapa yang berima

Jami' At-Tirmidzi · No. 2500 Shahih · Al-Albani

Bab

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.

Sunan Abu Dawud · No. 5154 Shahih · Al-Albani

Bab Dalam Hak Tetangga

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.

Sunan Abu Dawud · No. 3748 Shahih · Al-Albani

Bab Apa yang Dikatakan tentang Tamu

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Jatah untuk tamu adalah satu hari dan malam; dan tamu harus dihormati selama tiga hari; apa yang lebih dari itu adalah sedekah; dan t

Shahih Al-Bukhari · No. 6136 Shahih

Bab Menghormati Tamu dan Melayaninya Secara Langsung

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia menyakiti tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menghormati tamunya, dan barangsiapa yang beriman

Shahih Al-Bukhari · No. 6476 Shahih

Bab Menjaga Lisan

Menjamu tamu itu tiga hari, dan jangan lupakan haknya. Ditanyakan, 'Apa haknya?' Beliau menjawab: 'Satu malam dan satu hari, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya, dan