Shahih
Bab Siapa yang Berhubungan dengan Istrinya dalam Satu Malam
Anas bin Malik menceritakan bahwa Nabi Allah ﷺ biasa berhubungan dengan semua istrinya dalam satu malam, dan pada saat itu beliau memiliki sembilan istri.
20 hadits yang menunjukkan keistimewaan Nabi ﷺ dalam berhubungan dengan istri-istrinya
Shahih
Anas bin Malik menceritakan bahwa Nabi Allah ﷺ biasa berhubungan dengan semua istrinya dalam satu malam, dan pada saat itu beliau memiliki sembilan istri.
Shahih
Diriwayatkan dari Anas: Nabi ﷺ biasa mengelilingi (berhubungan seksual dengan) semua istrinya dalam satu malam, dan ia memiliki sembilan istri.
Shahih oleh Darussalam
Anas berkata: Nabi ﷺ biasa mengunjungi istri-istrinya dalam satu malam, dan pada saat itu beliau memiliki sembilan istri.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa mencumbuiku ketika beliau berpuasa, dan beliau adalah yang paling mampu mengendalikan di antara kalian terhadap anggota tubuhnya.
Shahih
Aisyah رضي الله عنها menceritakan bahwa ketika Rasulullah ﷺ selesai dari shalat 'Asr, beliau masuk kepada istrinya dan mendekat kepada salah satu dari mereka. Suatu ketika beliau masuk kepada Hafsa dan tinggal bersamanya
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah ﷺ biasa membagi waktu di antara istri-istrinya dengan adil, kemudian beliau berkata: 'Ya Allah, ini adalah apa yang aku lakukan terhadap apa yang aku miliki, maka janganlah
Shahih
Nabi ﷺ biasa mencium dan berhubungan (dengan istri-istrinya) saat beliau berpuasa.
Shahih oleh Al-Albani
Ketika salah satu dari kami (istri-istri Nabi) sedang haid, Rasulullah (Semoga keselamatan atasnya) meminta dia untuk mengenakan kain penutup di tubuhnya, kemudian suaminya bisa berbaring bersamanya, atau dia (Syu'bah) b
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ menikahi Maimunah binti Al-Harith ketika beliau sedang berihram.
Shahih oleh Al-Albani
dia adalah istri Ibn Jahsh, tetapi dia meninggal. Dia termasuk di antara orang-orang yang berhijrah ke Abyssinia. Kemudian, Najasyi menikahkannya dengan Rasulullah ﷺ.
Shahih
bahwa Rasulullah ﷺ menikahinya dan beliau tidak dalam keadaan Ihram. Dan dia (Maimunah) adalah saudara perempuanku dan saudara perempuan Ibn 'Abbas (semoga Allah meridhoi mereka).
Shahih oleh Darussalam
Zainab binti Jahsh biasa membanggakan diri di hadapan istri-istri Nabi ﷺ dan berkata: "Allah menikahkan aku dengan dia dari atas langit."
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang menikahi empat jenis wanita sekaligus: seorang wanita dan bibinya atau seorang wanita dan tantenya.
Shahih oleh Al-Albani
Saya adalah orang yang paling dekat dengan (Isa) putra Maryam. Para Nabi ﷺ adalah saudara, anak-anak dari satu ayah melalui istri-istri yang berbeda. Tidak ada Nabi antara saya dan dia.
Shahih
Abu Sa'id al-Khudri (semoga Allah meridhainya) melaporkan bahwa Rasulullah (semoga keselamatan dan berkah Allah atasnya) bersabda: "Orang yang paling jahat di antara manusia di sisi Allah pada hari kiamat adalah seorang
Shahih oleh Al-Albani
Saya memeluk Islam sementara saya memiliki delapan istri. Maka saya menyebutkan hal itu kepada Nabi ﷺ. Nabi ﷺ bersabda: Pilihlah empat dari mereka.
Shahih
Ibn 'Abbas lebih lanjut berkata, "Tujuh jenis pernikahan adalah haram karena hubungan darah, dan tujuh karena hubungan pernikahan." Kemudian Ibn 'Abbas membacakan Ayat: "Diharamkan bagimu (untuk menikahi) ibumu..." (4:23
Hasan oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ bersumpah bahwa beliau tidak akan masuk kepada istri-istrinya selama sebulan, dan beliau tinggal selama dua puluh sembilan hari hingga, pada malam ketiga puluh, beliau masuk kepadaku.
Hasan oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Salamah bin Muhabbiq bahwa: kasus seorang pria yang berhubungan dengan pelayan wanita istrinya dirujuk kepada Rasulullah ﷺ, dan beliau tidak menetapkan hukuman apapun untuknya.
Hasan oleh Darussalam
(Sanad lain) dari An-Nu'man bin Bashir dengan yang serupa.