Bab Tentang Memilih Antara Para Nabi
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، أَنَّ أَبَا سَلَمَةَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ " أَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِابْنِ مَرْيَمَ الأَنْبِيَاءُ أَوْلاَدُ عَلاَّتٍ وَلَيْسَ بَيْنِي وَبَيْنَهُ نَبِيٌّ " .
Abu Hurairah berkata: Saya mendengar Rasulullah (semoga keselamatan tercurah kepadanya) berkata: Saya adalah orang yang paling dekat dengan (Isa) putra Maryam. Para Nabi ﷺ adalah saudara, anak-anak dari satu ayah melalui istri-istri yang berbeda. Tidak ada Nabi antara saya dan dia.