Bab Daging Kadal
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ، قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي، عَنْ صَالِحٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ، دَخَلَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ عَلَى مَيْمُونَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ - وَهِيَ خَالَتُهُ - فَقُدِّمَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ لَحْمُ ضَبٍّ - وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ لاَ يَأْكُلُ شَيْئًا حَتَّى يَعْلَمَ مَا هُوَ - فَقَالَ بَعْضُ النِّسْوَةِ أَلاَ تُخْبِرْنَ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ مَا يَأْكُلُ فَأَخْبَرَتْهُ أَنَّهُ لَحْمُ ضَبٍّ فَتَرَكَهُ قَالَ خَالِدٌ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ أَحَرَامٌ هُوَ قَالَ " لاَ وَلَكِنَّهُ طَعَامٌ لَيْسَ فِي أَرْضِ قَوْمِي فَأَجِدُنِي أَعَافُهُ " . قَالَ خَالِدٌ فَاجْتَرَرْتُهُ إِلَىَّ فَأَكَلْتُهُ وَرَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَنْظُرُ . وَحَدَّثَهُ ابْنُ الأَصَمِّ عَنْ مَيْمُونَةَ وَكَانَ فِي حَجْرِهَا .
Diriwayatkan dari Ibn 'Abbas bahwa Khalid bin Al-Walid berkata bahwa dia masuk bersama Rasulullah ﷺ ke rumah Maimunah binti Al-Harith, yang merupakan bibinya, dan disajikan kepada Rasulullah ﷺ daging kadal. Rasulullah ﷺ tidak akan makan sesuatu sampai dia tahu apa itu. Salah satu wanita berkata: "Mengapa kamu tidak memberitahu Rasulullah ﷺ apa yang dia makan?" Maka dia memberitahunya bahwa itu adalah daging kadal, dan dia berhenti makan. Khalid berkata: "Saya bertanya kepada Rasulullah ﷺ, 'Apakah ini haram?' Dia berkata: 'Tidak, tetapi ini adalah makanan yang tidak dikenal di tanah kaummu, dan saya merasa tidak suka.'" Khalid berkata: "Saya menariknya ke arah saya dan memakannya, dan Rasulullah ﷺ melihat saya." Dan Ibn Al-Asamm menceritakannya dari Maimunah, dan dia berada di rumahnya.