Bab Kebolehan Memakan Kadal
Shahih
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، قَالاَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، عَنِ ابْنِ، جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يَقُولُ أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ بِضَبٍّ فَأَبَى أَنْ يَأْكُلَ مِنْهُ وَقَالَ " لاَ أَدْرِي لَعَلَّهُ مِنَ الْقُرُونِ الَّتِي مُسِخَتْ " .
Abu Zubair melaporkan bahwa ia mendengar Jabir bin Abdullah berkata bahwa ada daging kadal yang disajikan kepada Rasulullah ﷺ, tetapi beliau menolak untuk memakannya, sambil berkata: "Saya tidak tahu; mungkin itu (kadal) adalah salah satu dari yang bentuknya telah diubah di masa lalu."