Bab Keutamaan Shalat Isya' dalam Jamaah
Shahih
haddatsana umaru ibnu hafshin, qala haddatsana abi qala, haddatsana alamasyu, qala haddatsani abu shalihin, an abi hurayraha, qala qala annabiyyu " laysa shalahun atsqala ala almunafiqina mina alfajri waalisyai, walaw yalamuna ma fihima latawhuma walaw habwan, laqad hamamtu an amura almuaddzina fayuqima, tsumma amura rajulan yaummu annasa, tsumma akhudza syualan min narin fauharriqa ala man la yakhruju ila asshalahi badu ".
Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda, "Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang-orang munafik daripada shalat Subuh dan Isya'. Seandainya mereka mengetahui apa yang ada di dalamnya (pahala), niscaya mereka akan mendatanginya, meskipun merangkak. Sungguh, aku merasa ingin memerintahkan muadzin untuk mengumandangkan iqamah, kemudian memerintahkan seorang lelaki untuk memimpin orang-orang (dalam shalat), lalu aku ambil seberkas api untuk membakar (rumah-rumah) orang-orang yang tidak keluar untuk shalat setelah itu."