Bab Berpuasa Terus-Menerus dan Siapa yang Mengatakan Tidak Ada Puasa di Malam Hari
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ شُعْبَةَ، قَالَ حَدَّثَنِي قَتَادَةُ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " لاَ تُوَاصِلُوا ". قَالُوا إِنَّكَ تُوَاصِلُ. قَالَ " لَسْتُ كَأَحَدٍ مِنْكُمْ، إِنِّي أُطْعَمُ وَأُسْقَى، أَوْ إِنِّي أَبِيتُ أُطْعَمُ وَأُسْقَى ".
Diriwayatkan dari Anas bahwa Nabi (ﷺ) bersabda, "Janganlah kalian berpuasa terus-menerus (tanpa berbuka)." Mereka berkata, "Tetapi Engkau berpuasa terus-menerus?" Nabi (ﷺ) menjawab, "Aku tidak seperti salah satu dari kalian, sesungguhnya aku diberi makan dan minum (oleh Allah) di malam hari."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
