Bab Jika Seorang Wanita Haid Setelah Melakukan Tawaf
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ عِكْرِمَةَ، أَنَّ أَهْلَ الْمَدِينَةِ، سَأَلُوا ابْنَ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ عَنِ امْرَأَةٍ، طَافَتْ ثُمَّ حَاضَتْ، قَالَ لَهُمْ تَنْفِرُ. قَالُوا لاَ نَأْخُذُ بِقَوْلِكَ وَنَدَعَ قَوْلَ زَيْدٍ. قَالَ إِذَا قَدِمْتُمُ الْمَدِينَةَ فَسَلُوا. فَقَدِمُوا الْمَدِينَةَ فَسَأَلُوا، فَكَانَ فِيمَنْ سَأَلُوا أُمُّ سُلَيْمٍ، فَذَكَرَتْ حَدِيثَ صَفِيَّةَ. رَوَاهُ خَالِدٌ وَقَتَادَةُ عَنْ عِكْرِمَةَ.
Diriwayatkan dari 'Ikrima: Orang-orang Madinah bertanya kepada Ibn 'Abbas tentang seorang wanita yang haid setelah melakukan Tawaf al-Ifadah. Dia berkata, "Dia bisa pergi (dari Mekkah)." Mereka berkata, "Kami tidak akan mengikuti putusanmu dan mengabaikan putusan Zaid." Ibn 'Abbas berkata, "Ketika kalian sampai di Madinah, tanyakan tentang itu." Jadi, ketika mereka sampai di Madinah, mereka bertanya (tentang itu). Salah satu yang mereka tanyakan adalah Um Sulaim. Dia menceritakan kepada mereka riwayat Safiya.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
