Bab Wanita Haid Setelah Iffadah
Shahih
haddatsana mualla ibnu asadin, qala haddatsana wuhaybun, an abdi allahi ibni thawusin, an abihi, ani abni abbasin, qala rukkhisha lilhaidhi an tanfira, idza hadhat. wakana abnu umara yaqulu fi awwali amrihi innaha la tanfiru. tsumma samituhu yaqulu tanfiru inna rasula allahi rakkhasha lahunna.
Ibn Abbas berkata: Seorang wanita diizinkan untuk pergi (pulang) jika ia haid (setelah Tawaf-Iffadah). Ibn Umar sebelumnya biasa mengatakan bahwa ia tidak boleh pergi, tetapi kemudian saya mendengar dia berkata, "Dia boleh pergi, karena Rasulullah ﷺ memberi izin kepada mereka untuk pergi (setelah Tawaf-Iffadah)."