Mengambil omen adalah syirik; mengambil omen adalah syirik. Ia mengulangnya tiga kali. Setiap orang dari kita memiliki sedikit, tetapi Allah menghilangkannya dengan tawakkal (kepada-Nya).
Bab Tentang Pertanda Buruk
Diriwayatkan dari Abu Hurairah: Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak ada infeksi, tidak ada omen, tidak ada bulan Safar, dan tidak ada hamah." Seorang Arab Badui bertanya: "Bagaimana bisa unta-unta berada di pasir seperti gazel
Tidak ada infeksi, tidak ada hamah, tidak ada hujan yang menjanjikan, dan tidak ada ular dalam perut yang lapar.
Tidak ada safar.
Tidak ada safar.
Diriwayatkan dari Anas: Nabi ﷺ bersabda: "Tidak ada penyakit menular dan tidak ada pertanda buruk, dan aku suka pertanda baik. Pertanda baik adalah kata-kata yang baik."
Ketika Rasulullah ﷺ mendengar sebuah kata, dan ia menyukainya, ia berkata: Kami mengambil omen dari mulutmu.
Hamah yang bersuara adalah roh manusia. Itu bukan roh manusia. Itu adalah hewan.
Diriwayatkan dari Buraydah ibn al-Hasib: Nabi ﷺ tidak mengambil omen dari sesuatu, tetapi ketika dia mengutus seorang agen, dia bertanya tentang namanya. Jika namanya menyenangkannya, dia senang dengan itu, dan keceriaan
Nabi ﷺ bersabda: "Tidak ada hamah, tidak ada infeksi, dan tidak ada omen buruk; jika ada omen buruk dalam sesuatu, maka itu ada pada rumah, kuda, dan wanita."
Tidak ada ghul.
Pertanda buruk ada di dalam rumah, wanita, atau kuda.
Tinggalkanlah, karena itu adalah sesuatu yang tercela.