Bab Barisan Perempuan dan Kebencian Menunda Diri dari Barisan Pertama
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخُزَاعِيُّ، قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو الأَشْهَبِ، عَنْ أَبِي نَضْرَةَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ رَأَى فِي أَصْحَابِهِ تَأَخُّرًا فَقَالَ لَهُمْ " تَقَدَّمُوا فَائْتَمُّوا بِي وَلْيَأْتَمَّ بِكُمْ مَنْ بَعْدَكُمْ وَلاَ يَزَالُ قَوْمٌ يَتَأَخَّرُونَ حَتَّى يُؤَخِّرَهُمُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ " .
Abu Sa'id al-Khudri berkata; Rasulullah ﷺ melihat kecenderungan di antara para sahabatnya untuk berada di belakang. Dia berkata kepada mereka; majulah dan ikutilah saya, dan biarkan orang-orang yang datang setelah kalian mengikuti kalian. Tidaklah suatu kaum terus-menerus berada di belakang hingga Allah menempatkan mereka di belakang.