Bab Siapa yang Berhak Menjadi Imam
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا ابْنُ مُعَاذٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ فِيهِ " وَلاَ يَؤُمُّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ فِي سُلْطَانِهِ " . قَالَ أَبُو دَاوُدَ كَذَا قَالَ يَحْيَى الْقَطَّانُ عَنْ شُعْبَةَ " أَقْدَمُهُمْ قِرَاءَةً " .
Diriwayatkan dari Ibn Mu'adz, ia berkata: "Ayahku menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan hadits ini, di dalamnya terdapat: 'Dan seorang lelaki tidak boleh memimpin lelaki lain dalam kekuasaannya.'" Abu Dawud berkata: "Begitu juga yang dikatakan oleh Yahya Al-Qattan dari Syu'bah: 'Yang paling awal di antara mereka dalam bacaan.'"