Bab Siapa yang Paling Berhak Menjadi Imam
Shahih oleh Darussalam
akhbarana qutaybahu, qala anbaana fudhaylu ibnu iyadhin, ani alamasyi, an ismaila ibni rajain, an awsi ibni dhamajin, an abi masudin, qala qala rasulu allahi " yaummu alqawma aqrauhum likitabi allahi fain kanu fi alqiraahi sawaan faaqdamuhum fi alhijrahi fain kanu fi alhijrahi sawaan faalamuhum biassunnahi fain kanu fi assunnahi sawaan faaqdamuhum sinnan wala taumma arrajula fi sulthanihi wala taqud ala takrimatihi ila an yadzana laka ".
Diriwayatkan bahwa Abu Mas'ud berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Biarkan orang yang paling banyak mengetahui Al-Qur'an memimpin shalat. Jika mereka sama dalam hal pengetahuan Al-Qur'an, maka biarkan yang pertama kali berhijrah memimpin mereka. Jika mereka sama dalam hal hijrah, maka biarkan yang paling banyak mengetahui Sunnah memimpin mereka. Jika mereka sama dalam hal pengetahuan Sunnah, maka biarkan yang tertua memimpin mereka. Dan janganlah kamu memimpin seorang lelaki dalam shalat di tempat kekuasaannya, dan janganlah kamu duduk di tempat kehormatannya, kecuali jika ia memberi izin kepadamu.'"