Shahih oleh Al-Albani
Bab Cara Mandi Jenazah
atau tujuh kali atau lebih dari itu jika kalian menganggap perlu.
Shahih oleh Al-Albani
atau tujuh kali atau lebih dari itu jika kalian menganggap perlu.
Shahih oleh Al-Albani
Telah mengabarkan kepada kami Harun bin Abdullah dan Malik bin Abdul Wahid Al-Misma'i, keduanya berkata: Telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Harun, dari Hisham, dari Hafsah, dari Ummi 'Atiyah, dari Nabi shallallahu '
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Muhammad berkata: "Umm 'Atiyah berkata: 'Kami tidak menganggap keluarnya cairan kuning dan coklat sebagai sesuatu yang penting.'"
Shahih
Diriwayatkan dari Umma 'Atiyah: Bahwa Nabi (ﷺ) pada saat memandikan putrinya yang telah meninggal berkata kepada mereka, "Mulailah dari sisi kanan dengan bagian-bagian yang dibasuh dalam wudhu."
Shahih
Kami dilarang untuk berduka atas orang yang meninggal lebih dari tiga hari kecuali untuk suami yang diperbolehkan berduka selama empat bulan dan sepuluh hari. (Selama waktu itu) kami tidak diperbolehkan untuk menggunakan
Shahih oleh Darussalam
“Biarkanlah gadis-gadis yang sudah baligh, wanita-wanita yang tinggal di tempat tersembunyi, dan wanita-wanita yang sedang haid keluar dan menyaksikan kebaikan dan doa-doa kaum Muslimin, tetapi biarkanlah wanita-wanita y
Shahih
Kami diperintahkan untuk keluar (untuk Id) dan juga membawa serta wanita yang sedang haid, gadis-gadis dewasa, dan wanita-wanita yang tinggal di tempat tertutup. (Ibn Aun berkata, "Atau gadis-gadis dewasa yang tinggal di
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Humaid bin 'Abdur-Rahman bin 'Awf berkata: "Saya mendengar Mu'awiyah berkata pada hari 'Ashura ketika ia berada di atas mimbar: Wahai penduduk Madinah, di mana para ulama kalian? Saya mendengar Rasulul
Shahih oleh Al-Albani
This tradition has also been narrated by Umm 'Atiyyah though a different chain of transmitters. She said: We were commanded to go out (for offering the 'Id prayer). She further said: The menstruating women stood behind t
Shahih oleh Darussalam
Dari Umm 'Atiyyah: "Rasulullah (ﷺ) masuk kepada kami ketika kami sedang mencuci putrinya dan berkata: 'Cucilah dia tiga kali atau lima kali, atau lebih jika kalian anggap perlu, dengan air dan daun lotus, dan letakkan ka
Shahih
Kami telah bai'at kepada Allah's Messenger (ﷺ) dan dia membacakan kepada kami: 'Mereka tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dalam ibadah kepada Allah,' dan melarang kami untuk meratapi orang mati. Ketika itu seorang wa
Shahih oleh Darussalam
Salah satu putri Nabi (ﷺ) meninggal, dan dia mengirimkan pesan kepada kami dengan mengatakan: 'Cucilah dia dengan air dan daun bidara, dan cucilah dia dengan jumlah ganjil, tiga, atau lima, atau tujuh jika kalian anggap
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Umm 'Atiyyah: Rasulullah (ﷺ) melarang kami untuk meratapi.
Shahih oleh Al-Albani
Kami dilarang untuk mengikuti jenazah, tetapi tidak ditekankan kepada kami.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) menerima bai'at kami bahwa kami tidak akan meratap (atas orang yang meninggal).
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Muhammad bin Sirin bahwa Umm 'Atiyyah Al-Ansariyyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) masuk kepada kami ketika putrinya meninggal, dan berkata: 'Cucilah dia tiga kali atau lima kali, atau lebih jika Anda merasa
Shahih oleh Al-Albani
Kami mengepang rambutnya dalam tiga kepang.
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Qatadah: Muhammad bin Sirin biasa belajar cara memandikan jenazah dari Umm 'Atiyyah: ia memandikan dengan daun sidir dua kali dan yang ketiga dengan air dan kapur barus.
Shahih oleh Darussalam
Telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Mansur, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Ayyub, dari Muhammad, dari Umm 'Atiyyah, ia berkata: Ketika saya ingin memberi bai'at kepada Rasulullah, saya berkat
Shahih oleh Darussalam
Hammad melaporkan dari Ayyub: "Dan Hafsah berkata, dari Umm 'Atiyyah: 'Kami mengikat rambutnya dalam tiga kepang.'"