Shahih
Bab Tidur Sebelum Isya Bagi Yang Tertidur
Tidak ada seorang pun di antara penduduk bumi ini yang menunggu shalat kecuali kalian.
Shahih
Tidak ada seorang pun di antara penduduk bumi ini yang menunggu shalat kecuali kalian.
Shahih
Dari Abdullah bin Umar berkata, "Suatu ketika Rasulullah (ﷺ) sibuk (pada waktu Isya), sehingga shalat tertunda hingga kami tidur dan terbangun, lalu tidur lagi dan terbangun lagi. Kemudian Nabi (ﷺ) keluar dan berkata, 'T
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa menyukai untuk menunda shalat 'Isya, dan beliau tidak suka tidur sebelum shalat tersebut, serta berbicara setelahnya.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah ﷺ melarang tidur sebelum shalat malam dan berbicara setelahnya.
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Barzah: Rasulullah (ﷺ) tidak menyukai tidur sebelum shalat Isya dan berbicara setelahnya.
Shahih oleh Darussalam
Sayyar bin Salamah berkata: "Saya masuk menemui Abu Barzah, dan ayah saya bertanya kepadanya: 'Bagaimana Rasulullah (ﷺ) melaksanakan shalat wajib?' Dia berkata: 'Beliau biasa melaksanakan shalat Zhuhur, yang kalian sebut
Shahih
Dan beliau lebih suka untuk mengakhirkan shalat Isya.
Shahih
“Mataku tidur, tetapi hatiku tidak tidur.”
Shahih
Saya bertanya kepada Aisyah, 'Bagaimana shalat Rasulullah ﷺ di bulan Ramadan?' Ia menjawab, 'Rasulullah ﷺ tidak pernah melebihi sebelas raka'at di bulan Ramadan maupun di bulan lainnya; beliau shalat empat raka'at - jang
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Salamah bin 'Abdur Rahman bahwa ia bertanya kepada 'Aisyah, 'Bagaimana shalat Rasulullah (ﷺ) di bulan Ramadan?' Ia menjawab, 'Ia tidak pernah shalat lebih dari sebelas raka'at di bulan Ramadan atau
Shahih oleh Darussalam
Dia tidak keberatan jika dia menunda shalat - maksudnya 'Isya' - hingga tengah malam.
Shahih oleh Darussalam
Dia biasa shalat Zhuhur, yang kalian sebut Al-Ula (yang pertama) ketika matahari telah melewati puncaknya; dia biasa shalat Ashar kemudian salah satu dari kami bisa kembali ke rumahnya di bagian paling jauh dari Al-Madin
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah ﷺ akan melaksanakan shalat Dhuhur ketika matahari telah melewati garis tengah; beliau akan melaksanakan shalat Ashar setelah salah satu dari kami pergi ke pinggiran Madinah dan kembali sementara matahari masih
Shahih
Abu Salama b. Abd al-Rahman bertanya kepada 'A'isha tentang shalat malam Rasulullah (ﷺ) selama bulan Ramadan. Ia berkata: Rasulullah (ﷺ) tidak melakukan lebih dari sebelas raka'at (shalat malam) baik di bulan Ramadan mau
Shahih
Aisyah melaporkan: Setiap kali Rasulullah (ﷺ) berniat untuk tidur setelah berhubungan seksual, beliau berwudhu seperti untuk shalat sebelum tidur.
Shahih oleh Darussalam
Jika Rasulullah (ﷺ) ingin tidur dalam keadaan junub, beliau berwudhu seperti untuk shalat sebelum tidur.
Shahih
Narrated Ibn Shihab from `Urwa: `Aisha said, "Once Allah's Messenger (ﷺ) delayed the `Isha' prayer till `Umar reminded him by saying, "The prayer!" The women and children have slept. Then the Prophet (ﷺ) came out and sai
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi (ﷺ) tidur dan tertinggal dua raka'at sebelum Fajr, maka beliau mengqadhanya setelah matahari terbit.
Shahih oleh Darussalam
Temanku yang paling dekat menasihatiku untuk melakukan tiga hal.
Shahih oleh Darussalam
Abu Barzah berkata: "Nabi (ﷺ) akan membenci tidur sebelum Isya dan berbicara setelahnya."