Shahih
Bab {الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ}
Diriwayatkan dari Aisyah: Nabi (ﷺ) kembali kepada Khadijah dan berkata, "Selimuti aku! Selimuti aku!" (Kemudian perawi menyampaikan sisa riwayatnya.)
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Nabi (ﷺ) kembali kepada Khadijah dan berkata, "Selimuti aku! Selimuti aku!" (Kemudian perawi menyampaikan sisa riwayatnya.)
Shahih
Sementara saya sedang berjalan, tiba-tiba saya mendengar suara dari langit. Saya melihat ke atas dan melihat malaikat yang sama yang telah mengunjungi saya di gua Hira duduk di kursi antara langit dan bumi. Saya merasa t
Shahih
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa ia mendengar Nabi (ﷺ) berkata, "Wahyu Ilahi tertunda untuk waktu yang singkat, tetapi tiba-tiba, ketika saya sedang berjalan, saya mendengar suara dari langit, dan ketika saya m
Shahih oleh Darussalam
“Aku sedang berjalan, ketika aku mendengar suara dari langit. Maka aku mengangkat kepalaku, dan ada seorang malaikat, yang datang kepadaku di Hira, duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Aku melarikan diri darinya k
Shahih
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah: Ketika Rasulullah (ﷺ) berbicara tentang periode jeda dalam wahyu, beliau berkata dalam riwayatnya, "Suatu ketika, ketika saya berjalan, tiba-tiba saya mendengar suara dari langit. Sa
Shahih
Aisyah, istri Rasulullah (ﷺ), melaporkan: Yang pertama kali yang dimulai dengan wahyu kepada Rasulullah (ﷺ) adalah mimpi yang benar di dalam tidur. Dan beliau tidak melihat mimpi kecuali datang seperti cahaya fajar yang
Shahih
Ketika saya sedang berjalan, saya mendengar suara dari langit, dan ketika saya mengangkat kepala, saya melihat malaikat yang datang kepada saya di Hira', duduk di atas kursi antara langit dan bumi.
Shahih
Aisyah r.a. menjelaskan bahwa wahyu pertama datang melalui mimpi yang benar, kemudian malaikat Jibril menemui Nabi ﷺ di Gua Hira dan memerintahkan beliau membaca. Khadijah menenangkan beliau dan membawanya ke Waraqah bin
Shahih
Permulaan wahyu Ilahi kepada Rasulullah (ﷺ) adalah dalam bentuk mimpi baik yang menjadi nyata seperti terang benderang, kemudian cinta untuk menyendiri diberikan kepadanya. Dia biasa menyendiri di gua Hira di mana dia be
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Aisyah, ia berkata: "Rasulullah (ﷺ) tidak pernah shalat di selimut kami."
Shahih
Rasulullah (ﷺ) biasa berbaring dengan saya ketika saya haid, dan ada kain antara saya dan dia.
Shahih oleh Darussalam
Aishah narrated: "The Messenger of Allah (ﷺ) would not pray in women's covers."
Shahih oleh Darussalam
Ketika saya sedang berbaring dengan Rasulullah (ﷺ) di bawah selimut, datanglah haid saya, maka saya merangkak pergi dan mengenakan pakaian yang biasa saya pakai saat haid.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) dan saya tidur di bawah satu selimut ketika saya haid. Jika ada sesuatu yang mengenai beliau dari saya, beliau akan mencuci tempat tersebut dan tidak lebih, lalu beliau shalat di situ.
Shahih
Sementara saya sedang berbaring dengan Nabi (ﷺ) di bawah satu selimut wol, saya datang haid. Saya menyelinap pergi dan mengenakan pakaian untuk haid. Beliau berkata, "Apakah kamu haid?" Saya menjawab, "Ya." Kemudian beli
Shahih
Sementara saya sedang berbaring dengan Nabi (ﷺ) di bawah selimut wol, saya datang haid. Saya menyelinap pergi dan mengenakan pakaian haid. Nabi (ﷺ) berkata, "Apakah kamu haid?" Saya menjawab, "Ya." Dia memanggil saya dan
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) tidak pernah shalat di atas kain atau selimut kami.
Shahih oleh Darussalam
bahwa Rasulullah ﷺ menjual sebuah cangkir dan sebuah selimut (untuk kuda atau unta) kepada penawar tertinggi.
Shahih oleh Darussalam
Dia masuk menemui Abu Talhah Al-Ansari untuk menjenguknya (ketika dia sakit), dan dia menemukan Sahl bin Hunaif di sana. Abu Talhah menyuruh seseorang untuk mengangkat selimut dari bawahnya, dan Sahl berkata kepadanya: "
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Umm Salamah: "Ketika aku sedang berbaring dengan Rasulullah (ﷺ) di bawah selimut, haidku datang, maka aku menjauh dan mengenakan pakaian yang biasa aku pakai ketika haid. Rasulullah (ﷺ) berkata: 'Apakah