Shahih oleh Al-Albani
Bab Tentang Menyebutkan Tawarruk di Rak'ah Keempat
Ketika dia (Nabi) duduk di dua rak'ah, dia duduk di atas kaki kirinya; dan ketika dia duduk setelah rak'ah terakhir, dia mengeluarkan kaki kirinya dan duduk di pinggulnya.
Shahih oleh Al-Albani
Ketika dia (Nabi) duduk di dua rak'ah, dia duduk di atas kaki kirinya; dan ketika dia duduk setelah rak'ah terakhir, dia mengeluarkan kaki kirinya dan duduk di pinggulnya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) mengucapkan Salam setelah tiga Rak’ah untuk shalat ‘Asr.
Shahih oleh Darussalam
Nabi ﷺ biasa melakukan Witr dengan tiga belas Rak'ah. Ketika beliau sudah tua dan lemah, beliau melakukan Witr dengan tujuh.
Shahih
Abu Huraira melaporkan bahwa ketika Rasulullah (ﷺ) berdiri untuk rak'ah kedua, beliau membukanya dengan bacaan pujian kepada Allah, Tuhan semesta alam (al-Fatiha), dan beliau tidak mengamati keheningan (sebelum bacaan al
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Ibn 'Umar: Rasulullah (ﷺ) memimpin satu bagian dalam satu rak'ah shalat dan bagian lainnya menghadapi musuh. Kemudian mereka berpaling dan mengambil posisi bagian lainnya. Mereka (bagian lainnya) datang
Shahih oleh Al-Albani
Hudhayfah berkata: Tha'labah bin Zahdam berkata: Kami menemani Sa'd bin al-'As di Tabaristan. Ia berdiri dan berkata: Siapa di antara kalian yang shalat bersama Rasulullah (ﷺ) dalam keadaan bahaya? Hudhayfah berkata: Say
Shahih oleh Darussalam
Allah (SWT) mewajibkan shalat di atas lisan Nabi kalian (ﷺ): empat (rak'ah) saat menetap, dua rak'ah saat bepergian, dan satu rak'ah saat dalam keadaan takut.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat witir dengan tujuh atau lima (rak'ah), tidak memisahkan antara keduanya dengan taslim.
Shahih
Jubair b. Nufair reported: I went along with Shurahbil b. al-Simt to a village which was situated at a distance of seventeen or eighteen miles, and he said only two rak'ahs of prayer. I said to him (about it) and he said
Shahih oleh Darussalam
Al-Harith b. Miskin membacakan kepada saya, dari Sufyan, dari Az-Zuhri, dari 'Ata bin Yazid, dari Abu Ayyub, yang berkata: "Siapa yang ingin shalat witr dengan tujuh (rak'ah) silakan, dan siapa yang ingin shalat witr den
Shahih
Abu Sa'id al-Khudri reported: We used to estimate how long Allah's Messenger (ﷺ) stood in the noon and afternoon prayers, and we estimated that he stood in the first two rak'ahs of the noon prayer as long as it takes to
Shahih
Yahya b. Yazid al-Huna'i reported: I asked Anas b. Malik about shortening of prayer. He said: When the Messenger of' Allah (ﷺ) had covered a distance of three miles or three farsakh (Shu'ba, one of the narrators, had som
Shahih oleh Darussalam
Dari 'Abdur-Rahman bin Yazid berkata: "Uthman shalat empat (rak'ah) di Mina hingga berita itu sampai kepada 'Abdullah yang berkata: 'Aku shalat dua rak'ah bersama Rasulullah (ﷺ)."
Shahih oleh Al-Albani
Narrated 'Aishah: The Prophet (ﷺ) never omitted four rak'ahs before the noon prayer, and two rak'ahs before the dawn prayer.
Shahih
bahwa Rasulullah (ﷺ) recited in the two (supererogatory) rak'ahs of the dawn: "Say: O unbelievers," (Qur'an, cix.) and "Say: Allah is one" (cxii.).
Shahih oleh Darussalam
It was narrated that ‘Umar said: “The prayer while traveling is two Rak’ah, and Friday is two Rak’ah, and ‘Eid is two Rak’ah. They are complete and are not shortened, as told by Muhammad (ﷺ).”
Shahih oleh Darussalam
Abu Nu'aim Wahb bin Kaisan narated that he heard Jabir bin 'Abdullah saying: "Whoever prayed a Rak'ah in which he did not recite Umm Al-Qur'an, then he did not pray except if he was behind an Imam." Abu 'Eisa said: This
Shahih oleh Darussalam
Nafi meriwayatkan tentang Ibn Umar: "Ketika ia melaksanakan shalat Jum'at, ia pergi dan shalat dua prostrasi (Rak'ah) di rumahnya. Kemudian ia berkata: 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan ini.'"
Shahih
Ketika salah satu dari kalian ragu tentang shalatnya dan dia tidak tahu berapa banyak dia telah shalat, tiga atau empat (rak'ah). Dia harus menyingkirkan keraguannya dan mendasarkan shalatnya pada apa yang dia yakini. Ke
Shahih oleh Al-Albani
Narrated Sahl b. Abi Hathmah: The Prophet (ﷺ) prayed in time of danger and divided them (the people) behind him in two rows. He then led those who were near him in one rak'ah. Then he stood and remained standing till tho