Shahih oleh Darussalam
Bab Meninggalkan Menyentuh Dua Sudut yang Lain
Sejak saya melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuhnya, saya tidak pernah gagal untuk menyentuh Batu Hitam baik dalam keadaan mudah maupun sulit.
Shahih oleh Darussalam
Sejak saya melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuhnya, saya tidak pernah gagal untuk menyentuh Batu Hitam baik dalam keadaan mudah maupun sulit.
Shahih
Ibn Juraij berkata, "`Ata memberitahukan kepada kami bahwa ketika Ibn Hisham melarang wanita untuk melakukan Tawaf bersama pria, ia berkata kepadanya, 'Bagaimana kau melarang mereka sementara istri-istri Nabi (ﷺ) biasa m
Shahih oleh Al-Albani
Saya melihat Nabi (ﷺ) tawaf di Ka'bah di atas unta, menyentuh sudut (Batu Hitam) dengan tongkat bengkok dan menciumnya.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Abdullah ibn Abbas رضي الله عنه, Nabi صلى الله عليه وسلم mengenakan selendang di bawah ketiak kanannya dengan ujungnya di atas bahu kirinya, lalu menyentuh sudut (Batu Hitam), kemudian mengucapkan "Allah Maha Besar"
Shahih
Dari Ibn Umar: Pada Haji terakhir (Haji Wada`) Rasulullah (ﷺ) melakukan Umrah dan Haji. Ia membawa Hadi bersamanya dari Dhul Hulaifah. Rasulullah (ﷺ) memulai dengan Ihram untuk Umrah dan Haji. Dan orang-orang pun melakuk
Shahih
Saya tidak pernah meninggalkan menyentuh kedua sudut ini - Yamani dan Batu Hitam - sejak saya melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuh keduanya dalam keadaan sulit dan mudah.
Shahih oleh Darussalam
Dari Nafi, Abdullah berkata: "Aku tidak pernah meninggalkan menyentuh dua sudut ini sejak aku melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuhnya, sudut Yaman dan Batu Hitam, baik dalam keadaan sulit maupun mudah."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ya'la bin Umayyah berkata: Saya melakukan tawaf bersama Umar bin al-Khattab, dan ketika ia berada di sudut yang berdekatan dengan pintu setelah (Batu Hitam), saya mengambil tangannya untuk menyentuh (s
Shahih
Kemudian dia (Nabi yang Mulia) berkata: Siapa yang masuk ke rumah Abu Sufyan, dia akan aman.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) tidak menyentuh sudut-sudut Ka'bah kecuali sudut Hitam (yaitu sudut di mana Hajar Aswad berada) dan sudut yang berada di sampingnya menghadap ke rumah Banu Jumah (yaitu sudut Yaman).
Hasan oleh Al-Albani
Ketika Rasulullah (ﷺ) beristirahat di Mekkah pada tahun penaklukan, beliau melakukan tawaf di atas unta dan menyentuh sudut (Batu Hitam) dengan tongkat bengkok di tangannya.
Hasan oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) tidak pernah meninggalkan untuk menyentuh sudut Yamani dan Batu Hitam di setiap tawafnya.
Hasan oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) berkata kepada para Sahabatnya: 'Orang-orangmu akan melihat kalian besok, maka biarkan mereka melihat kalian dalam keadaan kuat.' Ketika mereka memasuki masjid, mereka menyentuh sudut dan mulai berjalan cepat, d