Shahih
Bab Diperbolehkannya Mengobati Mata Orang yang Berihram
Mengoleskan obat pada keduanya dengan obat dari pohon aloes.
Shahih
Mengoleskan obat pada keduanya dengan obat dari pohon aloes.
Shahih
Kami bersama Nabi ﷺ memberikan air kepada yang terluka dan mengobati mereka serta membawa yang terbunuh ke Madinah.
Shahih oleh Darussalam
Saya berkata: 'Wahai Rasulullah, di negeri kami ada anggur yang kami peras (untuk membuat khomer). Bolehkah kami meminumnya?' Beliau berkata: 'Tidak.' Saya mengulangi pertanyaan tersebut dan berkata: 'Kami mengobati yang
Shahih oleh Darussalam
‘Ya, karena jika ada sesuatu yang dapat mendahului takdir, maka itu adalah mata.’
Shahih oleh Darussalam
memerintahkannya untuk membaca Ruqyah untuk mengobati mata jahat.
Shahih
Kami (berniat untuk) menuangkan obat ke mulut Rasulullah (ﷺ) dalam sakitnya, tetapi ia menunjukkan (dengan isyarat tangannya) bahwa itu tidak boleh dituangkan ke mulutnya tanpa kehendaknya.
Shahih
Kami biasa pergi untuk ekspedisi militer bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kami memberikan air kepada orang-orang, melayani mereka, dan membawa orang-orang yang mati dan terluka kembali ke Madinah.
Shahih
Nabi ﷺ biasa menghembuskan nafsnya pada tubuhnya sendiri ketika sakit yang menyebabkan beliau wafat dengan membaca Mu'awwidhat.
Shahih
Nabi ﷺ pernah keluar kepada kami dan berkata, 'Beberapa umat ditampilkan kepadaku. Seorang nabi akan lewat di depanku dengan satu orang, dan yang lain dengan dua orang, dan yang lain dengan sekelompok orang, dan yang lai
Shahih oleh Darussalam
Itu bukan obat, tetapi penyakit.
Shahih oleh Darussalam
Ya, wahai hamba-hamba Allah! Berobatlah. Sesungguhnya Allah tidak menciptakan suatu penyakit kecuali Dia menciptakan obatnya.
Shahih oleh Darussalam
Bungkuslah dengan sedikit aloe, karena saya mendengar Uthman bin Affan menyebutkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Bungkuslah dengan aloe.'
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) mengobati As'ad bin Zurarah dari duri.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang mengobati penyakit dengan hal-hal yang buruk, yaitu racun.
Shahih oleh Al-Albani
Nabi ﷺ mengobati Sa’d bin Mu’adh dari luka panahnya.
Shahih
Nabi ﷺ biasa mengobati sebagian istrinya dengan mengusap tempat sakit dengan tangan kanannya dan mengucapkan, 'Wahai Tuhan manusia! Hilangkanlah kesulitan dan berikanlah kesembuhan, karena Engkaulah yang menyembuhkan. Ti
Shahih
Rasulullah (ﷺ) mengobatinya dengan besi dan itu membengkak, maka Rasulullah (ﷺ) melakukannya untuk kedua kalinya.
Shahih
Mereka datang kepada Rasulullah dan meminta izin untuk mengobati matanya dengan kohl, tetapi beliau berkata, "Dia tidak boleh menggunakan kohl pada matanya. (Di masa Jahiliyah) seorang janda di antara kalian akan tinggal
Shahih
Rasulullah (ﷺ) mengizinkan salah satu keluarga Ansar untuk mengobati orang yang terkena racun dan juga yang menderita penyakit telinga dengan Ruqyah.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) mengizinkan salah satu keluarga Ansar untuk mengobati orang yang terkena racun dan juga yang menderita penyakit telinga dengan Ruqyah.