Shahih
Bab Meninggalkan Wasiat bagi yang Tidak Memiliki Apa-apa untuk Dihibahkan
Hari Kamis, (lalu berkata): Apa itu hari Kamis? Ia kemudian menangis sangat keras hingga air matanya membasahi kerikil.
Shahih
Hari Kamis, (lalu berkata): Apa itu hari Kamis? Ia kemudian menangis sangat keras hingga air matanya membasahi kerikil.
Shahih
Hari Kamis! Dan kamu tidak tahu apa itu Hari Kamis? Setelah itu Ibn Abbas menangis hingga batu-batu di tanah basah oleh air matanya. Lalu saya bertanya kepada Ibn Abbas, "Apa itu Hari Kamis?" Dia berkata, "Ketika keadaan
Shahih
Hari Kamis! Dan betapa agungnya hari Kamis itu! Penyakit Rasulullah (ﷺ) semakin parah (pada hari Kamis) dan beliau berkata, 'Bawakan aku sesuatu agar aku dapat menulis untuk kalian sesuatu yang setelah itu kalian tidak a
Shahih
Bukan termasuk golongan kami orang yang memukul pipi atau merobek kerah baju atau mengucapkan slogan-slogan jahiliyah.
Shahih
Bukan dari kami orang yang menampar pipi, merobek pakaian, dan menyeru dengan seruan jahiliyah.
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang merampok secara terbuka, maka ia bukan dari kami.
Shahih
Bukan dari kami siapa yang menampar wajahnya, merobek baju, dan menyerukan seruan jahiliyah.
Shahih oleh Al-Albani
Telah menceritakan kepada kami Nasr bin Ali, telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Bakr, telah menceritakan kepada kami Ibn Juraij, ia berkata: Abu Zubair berkata: Jabir bin Abdullah berkata: Rasulullah SAW bersabda
Shahih
Siapa yang mengangkat senjata terhadap kami, maka dia bukan termasuk kami.
Shahih
Siapa yang menghunus pedang kepada kami, maka dia bukan dari kami.
Shahih oleh Darussalam
Siapa pun yang mengangkat senjata terhadap kami, maka dia bukan dari kami.
Shahih oleh Darussalam
Siapa pun yang mengangkat senjata terhadap kami, maka dia bukan dari kami.
Shahih
Siapa pun yang mengangkat senjata melawan kami, maka dia bukan dari kami.
Shahih oleh Darussalam
Ia berkata: “Ia biasa berusaha untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis.”
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Usamah bin Zayd: "Mawla Usamah bin Zayd berkata bahwa ia pergi bersama Usamah ke Wadi al-Qura dalam pencarian unta-untanya. Ia berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Mawlanya berkata kepadanya: 'Mengapa ka
Shahih
Nabi (ﷺ) berangkat pada hari Kamis untuk Ghazwa Tabuk dan beliau lebih suka berangkat (yaitu bepergian) pada hari Kamis.
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) biasa berusaha untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis.
Shahih oleh Darussalam
Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Di dalamnya, (akan masuk) siapa saja yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun akan diampuni, kecuali dua orang yang saling menjauh, (tentang mereka) dikatakan:
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa tiga hari setiap bulan: hari Senin dan Kamis pada minggu pertama dan hari Senin pada minggu berikutnya.
Shahih oleh Al-Albani
Jarang sekali Rasulullah (ﷺ) berangkat dalam perjalanan pada hari lain kecuali pada hari Kamis.