Bab Apa yang Dilarang dari Doa Jahiliyah
حَدَّثَنِي ثَابِتُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم. وَعَنْ سُفْيَانَ، عَنْ زُبَيْدٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم " لَيْسَ مِنَّا مَنْ ضَرَبَ الْخُدُودَ، وَشَقَّ الْجُيُوبَ، وَدَعَا بِدَعْوَى الْجَاهِلِيَّةِ ".
Telah menceritakan kepada kami Thabit bin Muhammad, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Al-A'mash, dari Abdullah bin Murrah, dari Masruq, dari Abdullah - semoga Allah meridhoinya - dari Nabi صلى الله عليه وسلم. Dan dari Sufyan, dari Zubaid, dari Ibrahim, dari Masruq, dari Abdullah, dari Nabi صلى الله عليه وسلم: "Bukan dari kami siapa yang menampar wajahnya, merobek baju, dan menyerukan seruan jahiliyah."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
