Shahih oleh Darussalam
Bab Apa yang Diriwayatkan Tentang Malam Al-Qadr
Rasulullah صلى الله عليه وسلم biasa beriktikaf di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan dan beliau bersabda: 'Carilah malam Al-Qadr di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.'
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah صلى الله عليه وسلم biasa beriktikaf di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan dan beliau bersabda: 'Carilah malam Al-Qadr di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.'
Shahih
Rasulullah ﷺ biasa beriktikaf di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan dan beliau berkata, "Carilah malam Qadar di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan."
Shahih oleh Darussalam
Dan para ulama berpendapat bahwa jika seorang lelaki beritikaf, maka ia tidak boleh keluar dari itikafnya kecuali untuk kebutuhan manusia dan mereka sepakat bahwa ia boleh keluar untuk memenuhi kebutuhannya untuk buang a
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Ketika Nabi (ﷺ) ingin memulai I’tikaf, ia akan shalat Subuh, kemudian ia masuk ke tempat yang ingin ia gunakan untuk I’tikaf. Ia ingin menghabiskan sepuluh hari terakhir bulan Ramadan
Shahih oleh Al-Albani
Hingga ketika dia berada di pintu masjid yang dekat dengan pintu Umm Salamah, dua orang lelaki melewati mereka.
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Sa'id: Kami beritikaf bersama Rasulullah ﷺ pada sepuluh hari pertengahan (Ramadhan).
Shahih
Wahai Rasulullah! Aku telah bernazar untuk beritikaf satu hari pada masa Jahiliyah.
Shahih
Safiyyah binti Huyyay (istri Rasulullah) melaporkan bahwa ketika Rasulullah (semoga damai atasnya) sedang beritikaf, saya datang untuk menemuinya pada malam hari dan berbicara dengannya untuk beberapa waktu. Kemudian say
Shahih oleh Darussalam
Dari Umar, ia berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah bernazar di masa jahiliyah untuk beritikaf satu malam di Masjidil Haram." Maka beliau bersabda: "Tepatilah nazarmu."
Shahih
Aku telah diberitahu tentang Lailatul Qadr, tetapi aku lupa. Maka carilah pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Aku melihat diriku sujud di tanah dan air.
Shahih oleh Al-Albani
Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah bernazar di masa jahiliyah untuk beritikaf di Masjid Haram satu malam. Maka Nabi ﷺ bersabda: "Tepatilah nazarmu."
Shahih oleh Darussalam
It was narrated from Ibn 'Umar, that 'Umar had vowed to spend a night in 'Itikaf during the Jahiliyyah. He asked the Messenger of Allah (ﷺ) about that, and he ordered him to perform the 'Itikaf.
Shahih oleh Darussalam
Jabir told that he heard the Prophet (ﷺ) say, “The devil is present with one of you in everything he does, even being present when he is at food; so if any of you drops a mouthful he should wipe away anything injurious o
Shahih oleh Darussalam
Dari Ibn 'Umar bahwa 'Umar telah bernazar -pada masa Jahiliyah- untuk menghabiskan satu hari dalam 'Itikaf. Dia bertanya kepada Rasulullah (ﷺ) tentang hal itu, dan beliau memerintahkannya untuk melakukan 'Itikaf.
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'man, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid, dari Ayyub, dari Nafi, bahwa Umar berkata: "Wahai Rasulullah!" Telah menceritakan kepada saya Muhammad bin Muqatil, telah memberi
Shahih
Sesungguhnya saya bernadzar di masa jahiliyah untuk beritikaf satu malam di Masjidil Haram. Beliau bersabda: 'Penuhi nadzarmu.'
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) mengeluarkan kepalanya untukku ketika beliau sedang beritikaf, dan aku mencucinya, ketika aku sedang haid.
Shahih
Sesungguhnya setan mengalir dalam diri manusia seperti aliran darah, dan saya khawatir setan akan menimbulkan pikiran buruk (atau sesuatu) dalam hati kalian.
Shahih
Jibril biasa menyampaikan bacaan Al-Qur'an kepada Nabi (ﷺ) sekali setahun.