Shahih oleh Darussalam
Bab Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadan
Ketika sepuluh hari terakhir Ramadan tiba, Nabi (ﷺ) biasa menghidupkan malam, mengencangkan kain sarungnya, dan membangunkan keluarganya (untuk shalat).
Shahih oleh Darussalam
Ketika sepuluh hari terakhir Ramadan tiba, Nabi (ﷺ) biasa menghidupkan malam, mengencangkan kain sarungnya, dan membangunkan keluarganya (untuk shalat).
Shahih
Carilah di tujuh hari terakhir (bulan Ramadan).
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Carilah Lailatul Qadar di tujuh hari terakhir."
Shahih
Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Shahih
Rasulullah (s.a.w) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Shahih oleh Darussalam
Abu Hurairah dan Aisyah meriwayatkan: "Nabi (ﷺ) biasa melakukan I'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah memanggilnya."
Shahih
Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) biasa bersungguh-sungguh (dalam ibadah) di sepuluh malam terakhir Ramadan seperti yang tidak pernah beliau lakukan di waktu lain.
Shahih
Nabi ﷺ biasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah menjemputnya, kemudian para istri beliau beriktikaf setelahnya.
Shahih
Dari Abu Sa'id Al-Khudri berkata: "Rasulullah صلى الله عليه وسلم biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari tengah bulan Ramadan dan pernah beliau melakukan i'tikaf hingga malam dua puluh satu, dan itu adalah malam di mana
Shahih
Carilah Malam Qadr di malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Pada hari terakhir, orang yang terakhir masuk surga dan yang terakhir keluar dari neraka adalah seorang laki-laki yang keluar merangkak, dan Tuhannya akan berkata kepadanya, 'Masuklah ke surga.'
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Suatu tahun beliau bepergian, maka pada tahun berikutnya beliau melakukan i'tikaf selama dua puluh hari.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) bertanya kepada seorang lelaki: Apakah kamu berpuasa pada hari terakhir bulan Sya'ban? Ia menjawab: Tidak. Beliau bersabda: Jika kamu tidak berpuasa, maka kamu harus berpuasa satu hari. Salah satu dari dua
Shahih oleh Al-Albani
Carilah malam itu di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Carilah di malam kesembilan, ketujuh, dan kelima.
Shahih
Rasulullah ﷺ menyebutkan bahwa beliau akan melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. 'Aisyah meminta izin untuk melakukan i'tikaf dan beliau mengizinkannya. Hafshah meminta 'Aisyah untuk meminta izin un
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah صلى الله عليه وسلم biasa ber-i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Shahih oleh Al-Albani
'Aisyah berkata: Nabi ﷺ biasa melakukan i'tikaf di masjid pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah mengambilnya, dan setelah itu istri-istrinya melakukan i'tikaf di masjid.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) biasa menghabiskan sepuluh hari pertengahan Ramadan dalam i'tikaf di masjid. Suatu tahun, beliau melakukan i'tikaf di masjid (seperti biasa); ketika malam ke dua puluh satu tiba, dan malam ini ketika belia
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Rib'i bin Hirash: Dari seorang lelaki dari sahabat Nabi (ﷺ): Orang-orang berbeda pendapat pada hari terakhir Ramadan (tentang penampakan bulan Syawal). Kemudian dua orang badui datang dan bersaksi di ha