Shahih
Bab
Rasulullah (ﷺ) meninggal (dalam keadaan) ketika orang-orang mampu makan hanya kurma dan air.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) meninggal (dalam keadaan) ketika orang-orang mampu makan hanya kurma dan air.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) tidak mampu menyediakan makanan yang cukup untuk keluarganya yang dapat (mengisi perut mereka) dengan roti dan gandum selama tiga hari berturut-turut hingga beliau meninggalkan dunia.
Shahih
Tidakkah kalian makan dan minum sesuai dengan keinginan hati kalian, sedangkan aku melihat bahwa Nabi kalian (ﷺ) (pada saat-saat tertentu) tidak menemukan bahkan kualitas kurma yang rendah untuk mengisi perutnya?
Shahih
Anak Adam berkata: Hartaku, hartaku. Dan beliau bersabda: Wahai anak Adam, apakah ada milikmu selain apa yang kau konsumsi, yang kau gunakan, atau yang kau pakai dan kemudian kau habiskan atau kau sedekahkan dan kau kiri
Shahih
Seorang hamba berkata: Hartaku, hartaku, tetapi dari hartanya hanya tiga hal yang menjadi miliknya: apa yang ia makan dan habiskan atau yang ia pakai dan kemudian usang atau yang ia berikan sebagai sedekah, dan ini adala
Shahih
Tiga hal mengikuti jenazah seorang yang meninggal. Dua di antaranya kembali dan satu tetap bersamanya: keluarganya, hartanya, dan amalnya. Keluarganya dan hartanya kembali, sedangkan amalnya tetap bersamanya.
Shahih
Kamu telah membunuhnya, atau kamu telah memotong punggung seseorang.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) memerintahkan kami untuk melemparkan debu ke wajah-wajah para pemuji yang berlebihan.
Shahih
Berikanlah kepada yang lebih tua.
Shahih
Diriwayatkan bahwa Abu Hurairah biasa berkata: "Dengarkanlah aku, wahai penghuni kamar; dengarkanlah aku, wahai penghuni kamar," sementara Aisyah (semoga Allah meridhainya) sedang sibuk melaksanakan shalat. Setelah ia se
Shahih
Abu Sa'id Al-Khudri melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Janganlah kalian menulis sesuatu dariku, dan barangsiapa yang menulis sesuatu dariku selain Al-Qur'an, hendaklah ia menghapusnya. Dan ceritakanlah dariku, ti
Shahih
Suhaib melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Ada seorang raja di antara kalian yang memiliki seorang penyihir. Ketika penyihir itu sudah tua, ia berkata kepada raja: "Aku sudah tua, kirimkan kepadaku seorang pemuda
Shahih
Abu Bakr Siddiq datang ke rumah ayahku ('Azib) dan membeli sebuah haudaj darinya dan berkata kepada 'Azib: Kirimkan anakmu ke rumahku (untuk membawa haudaj ini), dan ayahku berkata kepadaku: Bawalah (untuknya). Maka aku