Bab Memastikan Kebenaran dalam Hadits dan Hukum Menulis Ilmu
حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ الأَزْدِيُّ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " لاَ تَكْتُبُوا عَنِّي وَمَنْ كَتَبَ عَنِّي غَيْرَ الْقُرْآنِ فَلْيَمْحُهُ وَحَدِّثُوا عَنِّي وَلاَ حَرَجَ وَمَنْ كَذَبَ عَلَىَّ - قَالَ هَمَّامٌ أَحْسِبُهُ قَالَ - مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ " .
Abu Sa'id Al-Khudri melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Janganlah kalian menulis sesuatu dariku, dan barangsiapa yang menulis sesuatu dariku selain Al-Qur'an, hendaklah ia menghapusnya. Dan ceritakanlah dariku, tidak ada masalah, dan barangsiapa yang berdusta atas namaku - dan Hammam berkata: "Aku kira ia juga berkata: "Dengan sengaja" - maka hendaklah ia menempati tempat duduknya di neraka."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
