Sekitar lebih dari 1000 hadits
memberitahukan kepadanya bahwa dia menagih utang dari Ibn Abi Hadrad di
ﷺ bersabda: "Penundaan dalam membayar utang oleh orang kaya adalah kezaliman.
di Madinah, mereka sedang melakukan utang untuk buah-buahan. Maka beliau bersabda:
laki-laki bersikap kasar saat menagih utang kepada Rasulullah ﷺ. Maka para
Abdullah bahwa: Rasulullah ﷺ menghapuskan utang Mu'adh bin Jabal dari para
orang-orang yang beriman! Apabila kalian berutang dengan utang yang jatuh tempo...”
Tidakkah kamu lihat jika ada utang yang harus dibayar, apakah kamu
ketika seorang kaya menunda pembayaran utang, dan jika salah satu dari
Rasulullah ﷺ bersabda: "Menunda pembayaran utang oleh orang kaya adalah suatu
laki-laki mengejar seorang debitur yang berutang sepuluh dinar kepadanya, dan ia
"Sesungguhnya Allah bersama orang yang berutang sampai ia melunasi utangnya, selama
Ketika beliau kembali, beliau membayar utang tersebut, kemudian Nabi ﷺ berkata
dari ayahnya bahwa dia menagih utang dari Ibn Abi Hadrad di
bahwa: Ayahnya meninggal dunia dengan utang tiga puluh Wasq kepada seorang
Jahiliyah, dan 'Asi bin Wail berutang kepada saya, maka saya pergi
bin Haram meninggal dan memiliki utang kepada orang lain. Saya meminta
Dia bertanya, "Apakah dia memiliki utang?" Mereka menjawab tidak. Dia bertanya,
Bahwa ayahnya meninggal dan meninggalkan utang tiga puluh wasq kepada seorang
perang Uhud, dan dia memiliki utang. Para kreditor menuntut hak-hak mereka
Ka'b bin Malik: Ka'b menagih utangnya dari Ibn Abi Hadrad di
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.