Bab Pengalihan Utang

HR. Ibnu Majah no. 2404Shahih · Al-Albani

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ تَوْبَةَ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ يُونُسَ بْنِ عُبَيْدٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ وَإِذَا أُحِلْتَ عَلَى مَلِيءٍ فَاتْبَعْهُ " .

Cara baca (latin)

haddatsana ismailu ibnu tawbaha, haddatsana husyaymun, an yunusa ibni ubaydin, an nafiin, ani abni umara, qala qala rasulu allahi " mathlu alghaniyyi zhulmun waidza uhilta ala maliin fatbahu ".

Dari Ibn 'Umar, Rasulullah ﷺ bersabda: "Menunda pembayaran utang oleh orang kaya adalah suatu kezaliman, dan jika utang itu dialihkan kepada orang kaya, maka terimalah jika."

Belajar nahwu 8 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Menunda pembayaran utang oleh orang kaya adalah suatu kezaliman

1/8

مَطْلُ

penundaan (pembayaran utang)

Isim kata benda

Kata 'مَطْلُ' adalah masdar (kata benda kerja) dari fi'il 'مَطَلَ' yang berarti menunda atau menangguhkan. Di sini berfungsi sebagai mubtada' (subjek) dalam kalimat nominal. Bentuknya adalah isim mufrad (tunggal) dan ma'rifah (definitif) karena di-idhafah-kan kepada kata berikutnya.

Analisis dibantu AI.