Shahih oleh Darussalam
Bab Menyebutkan Perbedaan pada Habib bin Abi Thabit dalam Hadis Ibn Abbas tentang Witir.
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat malam sembilan raka'at, kemudian ketika beliau semakin tua dan berat, beliau shalat tujuh raka'at.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat malam sembilan raka'at, kemudian ketika beliau semakin tua dan berat, beliau shalat tujuh raka'at.
Shahih oleh Darussalam
Shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam dan puasa yang paling utama setelah bulan Ramadan adalah bulan Muharram.
Shahih oleh Darussalam
Saya tidak pernah melihat Rasulullah (saw) shalat sunnah dalam keadaan duduk hingga satu tahun sebelum wafatnya. Ketika itu beliau shalat duduk, membaca surah dengan perlahan sehingga tampak lebih panjang dari surah yang
Shahih oleh Darussalam
Ibn Umar berkata: "Seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah (ﷺ) tentang shalat malam. Beliau bersabda: 'Dua rakaat dua rakaat, dan jika kamu takut akan datangnya fajar, maka satu rakaat.'"
Shahih oleh Darussalam
Shalat malam dilakukan dua raka'at dua raka'at, kemudian jika kamu takut akan datangnya fajar, shalatlah witir dengan satu raka'at.
Shahih oleh Darussalam
Seorang laki-laki dari kalangan Muslim bertanya kepada Rasulullah (ﷺ): 'Bagaimana cara shalat di malam hari?' Beliau bersabda: 'Shalat malam dilakukan dua rakaat dua rakaat, kemudian jika kamu takut akan datangnya fajar,
Shahih oleh Darussalam
Shalat malam itu dua raka'at dua raka'at, dan witir itu satu raka'at.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat sebelas raka'at di malam hari antara selesai shalat Isya' dan Fajr.
Shahih oleh Darussalam
It was narrated from Sa'eed bin Abdur-Rahman bin Abza that: His father said: "The Messenger of Allah (ﷺ) used to recite in witr: Glorify the Name of Your Lord, the Most High;' and 'Say: O you disbelievers!'; and 'Say: He
Shahih oleh Darussalam
'Aishah (Semoga Allah meridhainya) berkata: Saya mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Tidak ada Salat (shalat) yang boleh dilakukan ketika makanan sudah disajikan, dan tidak pula ketika seseorang perlu untuk buang air."
Shahih oleh Darussalam
Dari Sa'd bin Jubair, dari Al-Aswad bin Yazid, bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Siapa yang memiliki kebiasaan shalat di malam hari tetapi ia tertidur dan melewatkannya, maka itu adalah sedekah yang Allah (S
Shahih oleh Darussalam
Shalatlah di rumah kalian dan jangan menjadikannya seperti kuburan.
Shahih oleh Darussalam
Shalatlah di rumah kalian, karena shalat yang paling baik bagi seseorang adalah di rumahnya, kecuali shalat yang diwajibkan.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat witir dengan tujuh atau lima (rak'ah), tidak memisahkan antara keduanya dengan taslim.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa membaca dalam shalat witr: 'Maha Suci Nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi;' dan 'Katakanlah: Wahai orang-orang kafir!'; dan 'Katakanlah: Dia adalah Allah, Yang Esa.'
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) biasa shalat dua raka'at Fajr, dua raka'at yang ringan.
Shahih oleh Darussalam
Ibn 'Umar berkata: "Hafsah memberitahuku bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa mengerjakan dua raka'at ringan antara adzan dan iqamah untuk shalat Fajr."
Shahih oleh Darussalam
Barangsiapa yang shalat dua belas raka'at dalam sehari, maka akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Umm Habibah bahwa: Nabi (ﷺ) bersabda: "Siapa yang shalat dua belas raka'at di siang dan malam, sebuah rumah akan dibangun untuknya di Surga."
Shahih oleh Darussalam
Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu dan dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari-Mu; aku tidak dapat menghitung pujian kepada-Mu; Engkau sebagaimana Engkau memuji diri-Mu send