Bab Hak Tetangga di Dekat Pintu
Beliau bersabda, "Kepada yang pintunya lebih dekat kepadamu."
20 hadits yang mengajarkanmu mendahulukan tetangga terdekat dalam kebaikan.
Beliau bersabda, "Kepada yang pintunya lebih dekat kepadamu."
Mulailah dengan yang pintunya lebih dekat denganmu.
Tetangga lebih berhak atas properti yang dekat.
Diriwayatkan dari 'Amr bin al-Sharid, dari ayahnya, bahwa seorang lelaki berkata: "Wahai Rasulullah, tidak ada seorang pun yang memiliki bagian di tanah saya, tetapi ada tetangga." Ia berkata: "Tetangga lebih berhak atas
Tetangga lebih berhak atas hak tetangganya.
Tetangga lebih berhak atas rumah atau tanah tetangganya.
Tetangga memiliki hak yang lebih besar terhadap rumah atau tanah tetangganya.
Tetangga lebih berhak atas hak syuf'ah, dan ia harus menunggu pelaksanaannya meskipun ia tidak ada, jika kedua properti tersebut memiliki jalan yang sama.
Tetangga lebih berhak atas haknya.
Tetangga lebih berhak atas harta yang dekat.
Dari Jabir, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Tetangga lebih berhak atas hak syuf'ahnya. Ia harus ditunggu meskipun ia tidak ada, jika jalan mereka sama."
Dari Samurah, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Tetangga rumah lebih berhak atas rumah."
Jibril terus-menerus berpesan kepadaku tentang tetangga hingga aku mengira bahwa dia akan mewariskannya.
Abdullah bin Amr meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Sahabat yang terbaik di sisi Allah adalah yang terbaik bagi sahabatnya. Dan tetangga yang terbaik di sisi Allah adalah yang terbaik bagi tetangganya."
Jibril terus menerus mewasiatkan kepadaku tentang (perlakuan terhadap) tetangga sehingga aku mengira bahwa dia akan mewariskannya kepada kalian.
Jibril terus-menerus memerintahkan saya untuk berbuat baik kepada tetangga hingga saya mengira bahwa dia akan menjadikannya sebagai ahli waris.
Jibril terus-menerus menyuruhku untuk berbuat baik kepada tetangga hingga aku mengira bahwa dia akan menjadikannya sebagai ahli waris.
Jibril terus-menerus berpesan kepada saya tentang tetangga hingga saya mengira dia akan mewariskannya.
Orang yang tetangganya tidak merasa aman dari keburukannya.
Saya berkata: 'Wahai Rasulullah, (bagaimana pendapatmu tentang) tanah yang dimiliki oleh satu orang tetapi tanah ini memiliki tetangga?' Dia berkata: 'Tetangga lebih berhak atas properti yang dekat.'