Shahih oleh Darussalam
Bab Anjuran Shalat di Rumah dan Keutamaannya
Shalatlah di rumah kalian, karena shalat yang paling baik bagi seseorang adalah di rumahnya, kecuali shalat yang diwajibkan.
Temukan 10 hadits yang mengingatkanmu untuk memperbanyak shalat sunnah di rumah.
Shahih oleh Darussalam
Shalatlah di rumah kalian, karena shalat yang paling baik bagi seseorang adalah di rumahnya, kecuali shalat yang diwajibkan.
Shahih
Lakukan shalat di rumah Anda, karena shalat terbaik seseorang adalah yang dia lakukan di rumah, kecuali shalat wajib (berjamaah).
Shahih oleh Darussalam
Shalat yang paling utama di antara kalian adalah di rumah-rumah kalian, kecuali shalat yang diwajibkan.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Zaid bin Tsabit, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Shalat seorang laki-laki di rumahnya lebih utama daripada shalatnya di masjid ini, kecuali shalat yang diwajibkan."
Shahih
Saya telah melihat dan memahami apa yang kalian lakukan. Kalian seharusnya shalat di rumah kalian, karena shalat yang terbaik bagi seseorang adalah yang ia lakukan di rumahnya, kecuali shalat yang wajib.
Shahih oleh Darussalam
Saya bertanya kepada Rasulullah ﷺ: ‘Manakah yang lebih baik, shalat di rumahku atau shalat di masjid?’ Beliau bersabda: ‘Tidakkah engkau melihat betapa dekatnya rumahku dengan masjid?’ Namun, shalat di rumahku lebih aku
Shahih oleh Al-Albani
‘Abd Allah (b. Mas’ud) melaporkan bahwa Nabi ﷺ bersabda; lebih baik bagi seorang wanita untuk shalat di rumahnya daripada di halaman, dan lebih baik baginya untuk shalat di kamar pribadinya daripada di rumahnya.
Shahih oleh Darussalam
Shalatlah di rumah kalian dan jangan menjadikannya seperti kuburan.
Shahih
Ibn Umar berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Lakukanlah sebagian shalat kalian di rumah-rumah kalian dan jangan menjadikannya sebagai kuburan."
Shahih
Lakukanlah sebagian shalat kalian di rumah kalian dan jangan menjadikannya sebagai kuburan.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn ‘Umar melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Laksanakan sebagian dari shalatmu di rumahmu, dan jangan menjadikannya sebagai kuburan.”
Shahih
Ketika salah seorang di antara kalian melaksanakan shalat di masjidnya, maka hendaklah ia menyisihkan bagian shalatnya untuk rumahnya, karena Allah akan menjadikan shalat itu sebagai kebaikan di rumahnya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa shalat dua raka'at di rumahnya setelah Jum'at.
Shahih oleh Darussalam
Ketika salah seorang di antara kalian telah menyelesaikan shalatnya, hendaklah ia memberikan rumahnya bagian dari shalat itu, karena Allah akan menempatkan kebaikan di dalam rumahnya karena shalat itu.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn 'Umar melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Jadikanlah di rumah-rumah kalian sebagian dari shalat kalian; janganlah menjadikannya sebagai kuburan."
Shahih oleh Al-Albani
Zaid bin Thabit berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membangun sebuah kamar di masjid. Beliau biasa keluar di malam hari dan shalat di dalamnya. Mereka (para sahabat) juga shalat bersamanya. Mereka datang (
Shahih oleh Darussalam
Saya shalat dua rakaat setelah Maghrib bersama Nabi (S) di rumahnya.
Shahih
bahwa Rasulullah ﷺ biasa shalat Ashar sementara matahari masih bersinar di dalam kamarnya.
Shahih
Jadikanlah di rumah-rumah kalian sebagian dari shalat kalian, dan janganlah kalian menjadikannya sebagai kuburan.
Hasan oleh Darussalam
Shalat ini sebaiknya dilakukan di rumah kalian.