Shahih oleh Darussalam
Bab Tidak Ada Penyakit yang Diturunkan Allah Kecuali Dia Menurunkan Obatnya
Allah tidak menurunkan suatu penyakit pun, kecuali Dia juga menurunkan obatnya.
Temukan 10 hadits yang menguatkan hatimu bahwa kesembuhan pasti ada.
Shahih oleh Darussalam
Allah tidak menurunkan suatu penyakit pun, kecuali Dia juga menurunkan obatnya.
Shahih oleh Darussalam
Allah tidak menurunkan suatu penyakit, kecuali Dia juga menurunkan obatnya.
Shahih
Tidak ada penyakit yang Allah turunkan, kecuali Dia juga menurunkan obatnya.
Shahih
Ada obat untuk setiap penyakit, dan ketika obat itu diterapkan pada penyakit, maka ia disembuhkan dengan izin Allah.
Shahih
Penyembuhan itu ada dalam tiga hal: Seteguk madu, bekam, dan cauterization (membakar dengan api). Tetapi aku melarang umatku dari cauterization (membakar dengan api).
Shahih
“Hilangkanlah penyakit, wahai Tuhan manusia! Sembuhkanlah dia, karena Engkaulah yang menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”
Shahih
Jintan hitam ini adalah penyembuh untuk semua penyakit kecuali As-Sam.
Shahih oleh Al-Albani
Berobatlah, karena Allah tidak menurunkan suatu penyakit kecuali Dia menurunkan obatnya, kecuali satu penyakit, yaitu tua.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: “Ketika Rasulullah ﷺ datang kepada orang sakit, beliau berdoa untuknya dan berkata: Azhhibil-bas, Rabban-nas, washfi Antash-Shafi, la shifa’a illa shifa’uka shifa’an la yughadiru saqama
Shahih
Ketika Rasulullah ﷺ sakit, Jibril biasa membacakan ini: 'Dengan nama Allah, semoga Dia menyembuhkanmu dari segala macam penyakit dan melindungimu dari kejahatan orang yang dengki ketika ia merasa dengki dan dari pengaruh
Shahih
Penyembuhan adalah dalam tiga hal: bekam, segelas madu, atau cauterization (membakar dengan api), tetapi aku melarang umatku untuk melakukan cauterization (membakar dengan api).
Shahih oleh Darussalam
Penyembuhan itu ada dalam tiga hal: Minuman madu, gelas dari peminum darah, dan cauterization dengan api, tetapi aku melarang umatku untuk menggunakan cauterization.
Shahih
Itu adalah obat.
Shahih
Kami (berniat untuk) menuangkan obat ke mulut Rasulullah ﷺ dalam sakitnya, tetapi ia menunjukkan (dengan isyarat tangannya) bahwa itu tidak boleh dituangkan ke mulutnya tanpa kehendaknya.
Shahih
Nabi ﷺ biasa menghembuskan nafsnya pada tubuhnya sendiri ketika sakit yang menyebabkan beliau wafat dengan membaca Mu'awwidhat.
Shahih
Rasulullah ﷺ mengutus seorang dokter kepada Ubayy bin Ka'b. Dia memotong pembuluh darah dan kemudian menghangatkannya.
Shahih
Rasulullah ﷺ mengobatinya dengan besi dan itu membengkak, maka Rasulullah ﷺ melakukannya untuk kedua kalinya.
Shahih
Beliau (Rasulullah) tidak melakukan lebih dari menyemprotkan air ke atasnya.
Shahih
Para syuhada ada lima: orang yang mati karena penyakit menular, sakit perut, tenggelam, tertimpa bangunan, dan syahid di jalan Allah.
Shahih
Saya tidak melihat orang lain yang menderita penyakit lebih parah daripada Rasulullah ﷺ.