Shahih
Bab Sunnah di Rumah
Ibn Umar berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Lakukanlah sebagian shalat kalian di rumah-rumah kalian dan jangan menjadikannya sebagai kuburan."
Temukan 10 hadits yang mengajakmu memperbanyak shalat sunnah di rumah dan menjauhkan setan.
Shahih
Ibn Umar berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Lakukanlah sebagian shalat kalian di rumah-rumah kalian dan jangan menjadikannya sebagai kuburan."
Shahih
Abu Hurairah melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah kalian menjadikan rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dibacakan Surah Al-Baqarah di dalamnya."
Shahih oleh Al-Albani
Ibn ‘Umar melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Laksanakan sebagian dari shalatmu di rumahmu, dan jangan menjadikannya sebagai kuburan.”
Shahih oleh Darussalam
Ketika salah seorang di antara kalian telah menyelesaikan shalatnya, hendaklah ia memberikan rumahnya bagian dari shalat itu, karena Allah akan menempatkan kebaikan di dalam rumahnya karena shalat itu.
Shahih
Ketika salah seorang di antara kalian melaksanakan shalat di masjidnya, maka hendaklah ia menyisihkan bagian shalatnya untuk rumahnya, karena Allah akan menjadikan shalat itu sebagai kebaikan di rumahnya.
Shahih
Lakukanlah sebagian shalat kalian di rumah kalian dan jangan menjadikannya sebagai kuburan.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn 'Umar melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Jadikanlah di rumah-rumah kalian sebagian dari shalat kalian; janganlah menjadikannya sebagai kuburan."
Shahih oleh Darussalam
Ibn Umar meriwayatkan bahwa Nabi (S) bersabda: "Laksanakanlah shalat di rumah kalian dan jangan menjadikannya sebagai kuburan."
Shahih
Rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya adalah seperti orang hidup dan orang mati.
Shahih
Zaid bin Thabit melaporkan: Rasulullah ﷺ membuat sebuah ruangan dengan bantuan daun pohon kurma atau tikar. Rasulullah ﷺ keluar untuk shalat di dalamnya. Orang-orang mengikutinya dan datang untuk shalat bersamanya. Kemud
Shahih
Nabi ﷺ shalat di rumah Um Sulaim; dan saya, bersama seorang yatim, berdiri di belakangnya sementara Um Sulaim (berdiri) di belakang kami.
Shahih
Sebuah rumah akan dibangun di Surga bagi siapa yang shalat dalam sehari semalam dua belas raka'at.
Shahih
Diriwayatkan dari Anas: Nabi ﷺ shalat di rumah Um Sulaim; dan saya, bersama seorang yatim, berdiri di belakangnya sementara Um Sulaim (berdiri) di belakang kami.
Shahih oleh Darussalam
Laksanakan shalat di tempat tinggal kalian.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Umm Habibah berkata: 'Siapa pun yang shalat dua belas raka'at di malam dan siang selain dari shalat yang diwajibkan, maka Allah (SWT), Yang Maha Agung dan Mulia, akan membangunkan untuknya sebuah rumah
Shahih oleh Darussalam
“Agar mereka shalat di rumah mereka.”
Shahih
Nafi berkata: Ibn Umar biasa melakukan shalat (Nawafil) di tempat di mana ia melakukan shalat wajib. Al-Qasim (bin Muhammad bin Abi Bakr) melakukan hal yang sama. Riwayat yang datang dari Abu Hurairah (dari Nabi ﷺ) yang
Shahih
bahwa Rasulullah ﷺ biasa shalat Ashar sementara matahari masih bersinar di dalam kamarnya.
Shahih
Maimunah berkata: Nabi ﷺ biasa shalat sementara saya tidur di sampingnya saat saya haid, dan ketika beliau sujud, pakaian beliau menyentuh saya.
Hasan oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ shalat Maghrib di masjid Banu 'Abdul-Ashhal, dan ketika beliau selesai shalat, beberapa orang berdiri dan melaksanakan shalat Nafl. Nabi ﷺ bersabda: 'Hendaklah kalian melaksanakan shalat ini di rumah-rumah k