Bab Haji Wada
Nabi ﷺ berperang dalam sembilan belas peperangan dan hanya melakukan satu haji setelah beliau hijrah (ke Madinah), dan tidak melakukan haji lagi setelah itu, dan itu adalah Haji Wada.
10 hadits tentang peristiwa Haji Wada dan ibadah Nabi di dalamnya
Nabi ﷺ berperang dalam sembilan belas peperangan dan hanya melakukan satu haji setelah beliau hijrah (ke Madinah), dan tidak melakukan haji lagi setelah itu, dan itu adalah Haji Wada.
Kami keluar bersama Rasulullah (ﷺ) pada tahun Haji Wada. Di antara kami ada yang berihram untuk Umrah, dan di antara kami ada yang berihram untuk Haji dan Umrah, dan di antara kami ada yang berihram untuk Haji. Rasululla
Dari Ibn Umar: Pada Haji terakhir (Haji Wada`) Rasulullah ﷺ melakukan Umrah dan Haji. Ia membawa Hadi bersamanya dari Dhul Hulaifah. Rasulullah ﷺ memulai dengan Ihram untuk Umrah dan Haji. Dan orang-orang pun melakukan U
Pada Haji Wada, Rasulullah ﷺ melakukan tamattu' dengan umrah ke haji dan membawa hewan kurban dari Dhul Hulaifah. Rasulullah ﷺ memulai ihram untuk umrah terlebih dahulu, kemudian untuk haji, dan orang-orang juga melakuka
Aisyah (semoga Allah meridhoi dia) berkata: Kami pergi bersama Rasulullah ﷺ pada tahun Haji Wada. Kami memasuki keadaan Ihram untuk Umrah. Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda: Siapa yang memiliki hewan kurban bersamanya, maka
A'isha berkata: Dalam Haji terakhir Rasulullah ﷺ aku mengenakan Ihram untuk Haji bersama Rasulullah. Aku termasuk orang yang berniat Tamattu' (melaksanakan Haji dan 'Umrah) dan tidak membawa Hadi (hewan untuk kurban) ber
Sebagian dari kami berihram untuk Umrah, sebagian lagi berihram untuk Haji, dan sebagian lagi berihram untuk Haji dan Umrah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berihram untuk Haji.
Diriwayatkan dari Ibn Umar: Nabi ﷺ mencukur kepalanya pada Haji Perpisahan.
Pada Haji Wada, Nabi ﷺ dan beberapa sahabatnya mencukur rambut kepala mereka sementara beberapa sahabatnya memotong rambut mereka.
Dalam Haji Wada, Nabi ﷺ melakukan Tawaf di Ka'bah sambil menunggang unta dan menunjuk dengan tongkat yang bercabang ke arah Rukun (Hajar Aswad).