Bab Apa yang Diriwayatkan tentang Umrah di Bulan Dhul-Qa'dah
Nabi ﷺ melakukan Umrah pada bulan Dhul-Qa'dah.
Temukan 10 hadits tentang umrah dan miqat yang bikin ibadahmu lebih bermakna.
Nabi ﷺ melakukan Umrah pada bulan Dhul-Qa'dah.
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah ﷺ tidak pernah melakukan umrah kecuali di bulan Dhul-Qa'dah."
Ketika Nabi ﷺ melakukan umrah di bulan Dzul Qa'dah, penduduk Mekkah menolak untuk membiarkannya masuk Mekkah, hingga ia bersepakat dengan mereka untuk tinggal di sana selama tiga hari. Ketika mereka menulis surat perjanj
Rasulullah ﷺ melakukan empat umrah, semuanya di bulan Dzul-Qa'dah, kecuali yang dilakukan bersamaan dengan haji beliau (yaitu di Dzul-Hijjah). Beliau melakukan satu umrah dari Al-Hudaibiyah di Dzul-Qa'dah, umrah kedua di
Nabi ﷺ telah melakukan empat umrah di Dhi-l-Qa'dah kecuali umrah yang beliau lakukan bersama haji.
Rasulullah ﷺ telah melakukan empat umrah, semuanya di bulan Dhu al-Qa'dah kecuali yang beliau lakukan bersama haji.
Nabi ﷺ menetapkan Dhul-Hulaifa sebagai Miqat (tempat untuk berihram) bagi penduduk Madinah, dan Qaran-al-Manazil bagi penduduk Najd, dan Yalamlam bagi penduduk Yaman.
Rasulullah ﷺ menetapkan Dhul-Hulaifah sebagai Miqat bagi penduduk Al-Madinah, Al-Juhfah bagi penduduk Syam, Qarn bagi penduduk Najd, dan Yalamalam bagi penduduk Yaman. Beliau berkata: "Itu untuk mereka dan bagi orang yan
Nabi ﷺ menetapkan Dhul-Hulaifah sebagai Miqat bagi penduduk Al-Madinah, Al-Juhfah bagi penduduk Syam, Yalamalam bagi penduduk Yaman, dan Qarn bagi penduduk Najd. Itu adalah untuk mereka dan bagi orang yang melewati merek
Rasulullah ﷺ menetapkan Dhul-Hulaifah sebagai miqat bagi penduduk Al-Madinah, Al-Juhfah bagi penduduk Syam dan Mesir, Dhat 'Irq bagi penduduk Al-Iraq, Qarn bagi penduduk Najd, dan Yalamlam bagi penduduk Yaman.
Dari Ibn Abbas: Rasulullah ﷺ telah menetapkan Dhul Hulaifa sebagai Miqat bagi penduduk Madinah; Al-Juhfa bagi penduduk Syam; Qarn Ul-Manazil bagi penduduk Najd; dan Yalamlam bagi penduduk Yaman. Maka, tempat-tempat terse
Dari Nafi', Abdullah bin Umar berkata, "Rasulullah ﷺ menurunkan unta di Al-Batha' di Dhul-Hulaifa dan shalat di sana." Abdullah bin Umar melakukan hal yang sama.
Tempat Baida' ini adalah untuk kalian yang tentangnya kalian berbohong kepada Rasulullah ﷺ. Dan Rasulullah ﷺ tidak memasuki keadaan ihram kecuali dekat masjid di Dhu'l-Hulaifah.
Diriwayatkan dari Ibn 'Umar: Bahwa Rasulullah ﷺ berhenti di lembah yang ada di Dhul-Hulaifah dan shalat di sana.
Maukah kamu melepaskanku dari Dhul-Khalasa?
Ketika saya berjalan bersama Nabi ﷺ di reruntuhan Madinah dan beliau bersandar pada batang daun kurma yang ada bersamanya, beberapa orang Yahudi lewat. Beberapa dari mereka berkata kepada yang lain: Tanyakan kepada belia
“Penunggang terbaik kita hari ini adalah Abu Qatadah, dan pejalan kaki terbaik kita adalah Salamah.”
Diriwayatkan dari Abu Musa: Kami bersama Nabi ﷺ dalam perjalanan, dan setiap kali kami menaiki tempat yang tinggi, kami biasa mengucapkan, "Allahu Akbar." Nabi ﷺ bersabda, "Jangan menyusahkan diri kalian terlalu banyak!
Rasulullah ﷺ berangkat pada waktu Hudaibiyah, dan ketika mereka berjalan sejauh beberapa jarak, beliau bersabda: "Khalid bin Al-Walid memimpin kavaleri Quraish yang berada di depan pasukan, berada di tempat yang disebut
Allahu Akbar Dhul-malakut wal-jabarut wal-kibriya' wal 'azamah (Allah adalah Yang Maha Besar, Yang Memiliki segala kekuasaan, keagungan, dan kebesaran.)