Keutamaan Menanam Pohon

20 hadits tentang pahala sedekah dari menanam dan bertani

Shahih Muslim · No. 1552 Shahih

Bab Keutamaan Menanam

Tidak ada seorang Muslim pun yang menanam pohon kecuali dia mendapatkan pahala sedekah dari apa yang dimakan darinya; apa yang dicuri darinya, apa yang dimakan oleh binatang buas darinya, dan apa yang dimakan oleh burung

Shahih Muslim · No. 1553 Shahih

Bab Keutamaan Menanam dan Bertani

Tidak ada seorang Muslim pun yang menanam pohon atau mengolah tanah, lalu burung atau manusia atau hewan memakannya, melainkan itu adalah sedekah baginya.

Sunan Abu Dawud · No. 3078 Shahih · Al-Albani

Bab Tentang Menghidupkan Tanah yang Mati

Hisham berkata “Al unjust vein berarti bahwa seorang lelaki menanam pohon di tanah orang lain sehingga mereka berhak atasnya. Malik berkata “Al unjust vein berarti bahwa seorang lelaki mengambil (sesuatu) menggali lubang

Sunan Abu Dawud · No. 1234 Shahih · Al-Albani

Bab Kapan Musafir Menyempurnakan Shalat

Apabila Ali bepergian, ia akan berjalan setelah matahari terbenam hingga hampir gelap. Kemudian ia turun dan shalat Maghrib, lalu ia memanggil untuk makan malam dan makan, kemudian ia shalat Isya, lalu ia berangkat dan b

Sunan Abu Dawud · No. 1230 Shahih · Al-Albani

Bab Kapan Musafir Menyempurnakan Shalat

Rasulullah ﷺ tinggal selama tujuh belas hari di Mekah dan beliau memendekkan shalat (yaitu shalat dua rakaat pada setiap waktu shalat). Ibn Abbas berkata: Barangsiapa yang tinggal tujuh belas hari harus memendekkan shala

Shahih Muslim · No. 685 Shahih

Bab Shalat Musafir dan Qasharnya

Shalat diwajibkan dua raka'at, dua raka'at baik dalam perjalanan maupun di tempat tinggal. Shalat saat bepergian tetap seperti yang ditetapkan (aslinya), tetapi ada tambahan dalam shalat (yang dilakukan) di tempat tingga

Sunan Abu Dawud · No. 1233 Shahih · Al-Albani

Bab Kapan Musafir Menyempurnakan Shalat

Kami keluar dari Madinah menuju Mekkah bersama Rasulullah ﷺ dan beliau shalat dua raka'at (setiap kali shalat) hingga kami kembali ke Madinah. Kami tinggal di sana sepuluh hari.

Sunan Abu Dawud · No. 1198 Shahih · Al-Albani

Bab Shalat Musafir

Diriwayatkan dari Aisyah, ia berkata: "Shalat diwajibkan dua raka'at dua raka'at baik dalam keadaan hadir maupun bepergian. Maka shalat musafir tetap seperti yang ditetapkan dan ditambahkan pada shalat yang hadir."

Sunan Abu Dawud · No. 1205 Shahih · Al-Albani

Bab Musafir Shalat Dalam Keraguan Waktu

Ketika Rasulullah ﷺ berhenti di suatu tempat (saat dalam perjalanan), beliau tidak akan meninggalkan tempat itu sampai beliau melaksanakan shalat dzuhur. Seorang lelaki bertanya kepada beliau: 'Bahkan jika di tengah hari

Shahih Muslim · No. 689 Shahih

Bab Shalat Musafir dan Qasharnya

Saya menemani Rasulullah ﷺ dalam perjalanan, dan beliau tidak menambah lebih dari dua raka'at, sampai Allah memanggilnya.

Sunan Abu Dawud · No. 1201 Shahih · Al-Albani

Bab Kapan Musafir Memendekkan Shalat

Diriwayatkan oleh Yahya bin Yazid al-Hannani: Saya bertanya kepada Anas bin Malik tentang pemendekan shalat (saat bepergian). Ia berkata: Ketika Rasulullah ﷺ berangkat dalam perjalanan sejauh tiga mil atau tiga farsakh (

Shahih Muslim · No. 687 Shahih

Bab Shalat Musafir dan Qashar

Ibn 'Abbas melaporkan: Allah telah mewajibkan shalat melalui lisan Nabi kalian ﷺ sebanyak empat rakaat ketika menetap, dua rakaat ketika bepergian, dan satu rakaat ketika dalam keadaan bahaya.

Shahih Muslim · No. 693 Shahih

Bab tentang Shalat Musafir dan Qashar-nya

Kami keluar dari Madinah menuju Mekkah bersama Rasulullah ﷺ dan beliau shalat dua raka'at pada setiap waktu shalat hingga kami kembali ke Madinah.

Sunan Abu Dawud · No. 1204 Shahih · Al-Albani

Bab Musafir Shalat dan Ragu dalam Waktu

Ketika kami bepergian bersama Rasulullah ﷺ, kami akan berkata: Apakah matahari telah melewati tengah hari atau belum? Tetapi beliau (Nabi) akan melaksanakan shalat zuhur dan kemudian melanjutkan.