Bab Talak Tanpa Menunggu Masa Idah dan Apa yang Dihitung dari Itu Terhadap Si Pelaku Talak
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ يُونُسَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ، عَنْ يُونُسَ بْنِ جُبَيْرٍ، قَالَ قُلْتُ لاِبْنِ عُمَرَ رَجُلٌ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ فَقَالَ أَتَعْرِفُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ فَإِنَّهُ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ فَأَتَى عُمَرُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَسْأَلُهُ فَأَمَرَهُ أَنْ يُرَاجِعَهَا ثُمَّ يَسْتَقْبِلَ عِدَّتَهَا قُلْتُ لَهُ إِذَا طَلَّقَ الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ أَيَعْتَدُّ بِتِلْكَ التَّطْلِيقَةِ فَقَالَ مَهْ وَإِنْ عَجَزَ وَاسْتَحْمَقَ .
Diriwayatkan dari Yunus bin Jubair, ia berkata: "Saya berkata kepada Ibn 'Umar: 'Seorang lelaki menceraikan istrinya ketika ia sedang haid.' Ia berkata: 'Apakah kamu mengenal Abdullah bin Umar? Ia menceraikan istrinya ketika ia sedang haid, dan Umar pergi kepada Nabi (ﷺ) dan bertanya tentang hal itu, dan beliau memerintahkannya untuk mengembalikannya kemudian menunggu masa idahnya.' Saya berkata kepadanya: 'Apakah talak itu dihitung?' Ia berkata: 'Diamlah! Apa pendapatmu jika seseorang menjadi tidak berdaya dan berperilaku bodoh?'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
