Bab Mengumpulkan antara Wanita dan Bibi
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ بْنِ يَحْيَى بْنِ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ بْنِ الْعَوَّامِ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُلَيْحٍ، عَنْ يُونُسَ، قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي قَبِيصَةُ بْنُ ذُؤَيْبٍ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ، يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ يُجْمَعَ بَيْنَ الْمَرْأَةِ وَعَمَّتِهَا وَالْمَرْأَةِ وَخَالَتِهَا .
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ya'qub bin Abdul Wahhab bin Yahya bin Abbad bin Abdullah bin Zubair bin Al-Awwam, ia berkata: Muhammad bin Fulaikh telah menceritakan kepada kami dari Yunus, ia berkata: Ibn Shihab memberitahuku bahwa Qabisah bin Dhu'aib mendengar Abu Hurairah berkata: "Rasulullah ﷺ melarang (mengawini) seorang wanita dan bibinya atau seorang wanita dan tantenya pada saat yang sama."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
