Bab Larangan Menghadap Qiblat Saat Berhadapan dengan Kebutuhan
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ أَبِي أَيُّوبَ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ " لاَ تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ وَلاَ تَسْتَدْبِرُوهَا لِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ وَلَكِنْ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا " .
Dari Abu Ayyub bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Janganlah kalian menghadap ke arah Qiblat dan janganlah membelakanginya ketika buang air besar atau buang air kecil, tetapi hadaplah ke arah timur atau barat."