Sunan Ibnu Majah · Kitab Thaharah dan Sunnah-sunnahnya · No. 317

Larangan Menghadap Qiblat saat Buang Air Besar dan Kecil

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ الْمِصْرِيُّ، أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ الْحَارِثِ بْنِ جَزْءٍ الزُّبَيْدِيَّ، يَقُولُ أَنَا أَوَّلُ، مَنْ سَمِعَ النَّبِيَّ ـ ﷺ ـ يَقُولُ ‏"‏ لاَ يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ‏"‏ ‏.‏ وَأَنَا أَوَّلُ مَنْ حَدَّثَ النَّاسَ بِذَلِكَ ‏.‏

'Abdullah bin Harith bin Jaz' Az-Zubaidi berkata: 'Saya adalah orang pertama yang mendengar Nabi ﷺ berkata: 'Janganlah salah seorang di antara kalian buang air kecil menghadap ke arah Qiblat,' dan saya adalah orang pertama yang memberitahukan hal itu kepada orang-orang.'