Bab Memperbanyak Amal dan Berusaha dalam Ibadah
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلاَقَةَ، عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ، شُعْبَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم صَلَّى حَتَّى انْتَفَخَتْ قَدَمَاهُ فَقِيلَ لَهُ أَتَكَلَّفُ هَذَا وَقَدْ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ فَقَالَ " أَفَلاَ أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا " .
Mughira bin Shu'ba melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) beribadah begitu banyak sehingga kakinya bengkak. Dikatakan kepadanya: (Mengapa Anda menjalani begitu banyak kesulitan padahal) Allah telah mengampuni dosa-dosa Anda yang telah lalu dan yang akan datang? Kemudian beliau berkata: Apakah saya tidak (membuktikan diri) sebagai hamba yang bersyukur (kepada Allah)?
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
