Shahih Muslim · Kitab Thaharah · No. 243

Bab Kewajiban Menyucikan Semua Bagian Tempat Thaharah

Shahih

حَدَّثَنِي سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ، حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَعْيَنَ، حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، أَخْبَرَنِي عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ، أَنَّ رَجُلاً، تَوَضَّأَ فَتَرَكَ مَوْضِعَ ظُفُرٍ عَلَى قَدَمِهِ فَأَبْصَرَهُ النَّبِيُّ ﷺ فَقَالَ ‏"‏ ارْجِعْ فَأَحْسِنْ وُضُوءَكَ ‏"‏ ‏.‏ فَرَجَعَ ثُمَّ صَلَّى ‏.‏

Jabir melaporkan: 'Umar bin Khattab berkata bahwa seorang laki-laki melakukan wudhu dan meninggalkan sedikit bagian yang setara dengan ruang kuku (tidak dibasuh). Rasulullah ﷺ melihat itu dan berkata: Kembali dan perbaiki wudhumu. Ia kemudian kembali (melakukan wudhu dengan baik) dan melaksanakan shalat.