Bab Keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ، عَنْ أَبِي الأَحْوَصِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " أَلاَ إِنِّي أَبْرَأُ إِلَى كُلِّ خَلِيلٍ مِنْ خُلَّتِهِ وَلَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا خَلِيلاً لاَتَّخَذْتُ أَبَا بَكْرٍ خَلِيلاً إِنَّ صَاحِبَكُمْ خَلِيلُ اللَّهِ " . قَالَ وَكِيعٌ يَعْنِي نَفْسَهُ .
Dari Abdullah berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Aku tidak memerlukan persahabatan dari siapapun, tetapi jika aku harus mengambil seorang sahabat, aku akan mengambil Abu Bakar sebagai sahabat, tetapi teman kalian adalah sahabat Allah.'" (Salah satu perawi) Waki' berkata: (dengan frasa 'teman kalian'), dia merujuk kepada dirinya sendiri.