Bab Tentang Dua Keheningan Imam
Hasan oleh Darussalam
haddatsana muhammadu ibnu khalidi ibni khidasyin, waaliyyu ibnu alhusayni ibni isykaba, qala haddatsana ismailu abnu ulayyaha, an yunusa, ani alhasani, qala qala samurahu hafizhtu saktatayni fi asshalahi saktahan qabla alqiraahi wasaktahan inda arrukui. faankara dzalika alayhi imranu ibnu alhushayni fakatabu ila almadinahi ila ubai ibni kabin fashaddaqa samuraha.
Samurah berkata: "Aku menghafal dua keheningan dalam shalat, keheningan sebelum membaca dan keheningan saat rukuk. 'Imran bin Husain membantah hal itu, maka mereka menulis ke Madinah, kepada Ubayy bin Ka'b, dan dia berkata bahwa Samurah adalah orang yang benar."