Bab Keutamaan Para Ulama dan Dorongan untuk Mencari Ilmu
Hasan oleh Darussalam
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ جَنَاحٍ، عَنْ يُونُسَ بْنِ مَيْسَرَةَ بْنِ حَلْبَسٍ، أَنَّهُ حَدَّثَهُ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ، يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ـ ﷺ ـ أَنَّهُ قَالَ " الْخَيْرُ عَادَةٌ وَالشَّرُّ لَجَاجَةٌ وَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ " .
Diriwayatkan bahwa Yunus bin Maisarah bin Halbas berkata: "Saya mendengar Mu'awiyah bin Abu Sufyan meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Kebaikan adalah kebiasaan (alamiah) sementara kejahatan adalah keras kepala (dorongan terus-menerus dari setan). Ketika Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang, Dia menjadikannya memahami agama."