Bab Dua Pihak dalam Transaksi Memiliki Pilihan Selama Belum Berpisah
HR. Ibnu Majah no. 2182Shahih · Darussalam
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، وَأَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ، قَالاَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ جَمِيلِ بْنِ مُرَّةَ، عَنْ أَبِي الْوَضِيءِ، عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الأَسْلَمِيِّ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا " .
Cara baca (latin)
haddatsana ahmadu ibnu abdaha, waahmadu ibnu almiqdami, qala haddatsana hammadu ibnu zaydin, an jamili ibni murraha, an abi alwadhii, an abi barzaha alaslamiyyi, qala qala rasulu allahi " albayyiani bialkhiyari ma lam yatafarraqa ".
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abda dan Ahmad bin Al-Miqdam, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid, dari Jamil bin Murrah, dari Abu Al-Wadi, dari Abu Barzah Al-Aslami, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Dua pihak dalam transaksi memiliki pilihan (untuk membatalkannya) selama mereka belum berpisah."