Bab Larangan Menggabungkan Dua Kurma Tanpa Izin Teman
حَدَّثَنَا خَلاَّدُ بْنُ يَحْيَى، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا جَبَلَةُ بْنُ سُحَيْمٍ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ يَقُولُ نَهَى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَنْ يَقْرُنَ الرَّجُلُ بَيْنَ التَّمْرَتَيْنِ جَمِيعًا، حَتَّى يَسْتَأْذِنَ أَصْحَابَهُ.
Telah menceritakan kepada kami Khalad bin Yahya, telah menceritakan kepada kami Sufyan, telah menceritakan kepada kami Jabalat bin Suhaim, ia berkata: "Aku mendengar Ibn Umar -semoga Allah meridhoinya- berkata: "Rasulullah ﷺ melarang seorang lelaki menggabungkan antara dua kurma sekaligus, hingga ia meminta izin dari temannya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
