Bab Kebaikan Dalam Melunasi Utang
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ كَانَ لِرَجُلٍ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم سِنٌّ مِنَ الإِبِلِ فَجَاءَهُ يَتَقَاضَاهُ فَقَالَ صلى الله عليه وسلم " أَعْطُوهُ ". فَطَلَبُوا سِنَّهُ، فَلَمْ يَجِدُوا لَهُ إِلاَّ سِنًّا فَوْقَهَا. فَقَالَ " أَعْطُوهُ ". فَقَالَ أَوْفَيْتَنِي، وَفَّى اللَّهُ بِكَ. قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " إِنَّ خِيَارَكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً ".
Dari Abu Hurairah: Nabi (ﷺ) berutang seekor unta dari usia tertentu kepada seorang lelaki yang datang untuk menuntutnya kembali. Nabi (ﷺ) memerintahkan para sahabatnya untuk memberikannya. Mereka mencari unta dengan usia yang sama tetapi tidak menemukan kecuali unta yang satu tahun lebih tua. Nabi (ﷺ) berkata kepada mereka untuk memberikannya. Lelaki itu berkata, "Engkau telah membayarkanku dengan sempurna, semoga Allah membayarmu dengan sempurna." Nabi (ﷺ) berkata, "Sebaik-baik di antara kalian adalah yang melunasi utangnya dengan cara yang paling baik."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
