Bab Kiam Nabi Muhammad SAW di Malam Hari dan Tidurnya serta Apa yang Dihapus dari Kiam Malam
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ حُمَيْدٍ، أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسًا ـ رضى الله عنه ـ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُفْطِرُ مِنَ الشَّهْرِ حَتَّى نَظُنَّ أَنْ لاَ يَصُومَ مِنْهُ، وَيَصُومُ حَتَّى نَظُنَّ أَنْ لاَ يُفْطِرَ مِنْهُ شَيْئًا، وَكَانَ لاَ تَشَاءُ أَنْ تَرَاهُ مِنَ اللَّيْلِ مُصَلِّيًا إِلاَّ رَأَيْتَهُ وَلاَ نَائِمًا إِلاَّ رَأَيْتَهُ. تَابَعَهُ سُلَيْمَانُ وَأَبُو خَالِدٍ الأَحْمَرُ عَنْ حُمَيْدٍ.
Dari Anas bin Malik: Kadang-kadang Rasulullah ﷺ tidak berpuasa (selama beberapa hari) sehingga kami mengira bahwa beliau tidak akan berpuasa pada bulan itu, dan kadang-kadang beliau berpuasa (selama beberapa hari) sehingga kami mengira bahwa beliau tidak akan meninggalkan puasa sepanjang bulan itu. Dan (mengenai shalat dan tidurnya di malam hari), jika kamu ingin melihatnya shalat di malam hari, kamu bisa melihatnya shalat, dan jika kamu ingin melihatnya tidur, kamu bisa melihatnya tidur.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
